Ada Rekayasa Hukum Penyertaan Modal ke PT.RAL, Polda Sumut Akan Kirim Tim Supervisi ke Polres Nias

Hukum & Kriminal 0
kasus-penyertaan-modal-lpn-menyoroti.

Ketum LPN Menyerahkan Pernyataan Sikap kepada Kompol F.Siagian

DETEKSI.co – Medan, Ratusan massa Laskar Pemuda Nias (LPN) dan Masyarakat Peduli Kepulauan Nias (MPKN) terpanggil secara moral menyampaikan dugaan terkait rekayasa hukum dalam penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT. Riau Air Lines (RAL) sebesar Rp 6 Milliar. Menyikapi seruan massa aksi Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan mengirim Tim Supervisi ke Polres Nias.

Orasi massa LPN dan MPKN didepan SPKT Polda Sumut dengan memakai pengeras suara mengungkapkan bahwa Penetapan tersangka seorang tersangka membuktikan ada pengaburan atau rekayasa hukum dalam penyertaan modal di PT.RAL, Jelas telah mengabaikan norma norma dalam pertanggungjawaban pemakaian dana APBD. yang seharusnya ada dulu Perda terkait penanaman modal tersebut.

Dalam aksi kali ini kata Darman Harefa, kami menyuarakan bahwa pihak Kepolisian melalui Polres Nias telah menerima laporan pengaduan pada tanggal 01 Juni 2011, Namun proses penanganan hukum terkait penyertaan modal kepada PT.RAL, Kami menilainya terlalu lamban, Baru Oktober 2017 kemarin baru 1 orang ditetapkan tersangka yakni mantan Bupati Nias, Binahati Baeha.

Pantauan DETEKSI.co dilapangan, aksi tersebut berjalan damai. Bahkan untuk menenangkan massa aksi, Kompol F. Siagian mewakili Pimpinan Polda Sumut menemui para pendemo, ” Sesuai laporan yang kami terima akan ditindaklanjuti dan melaporkan kepada pimpinan dan manakala ada kekurangan dalam kasus penyertaan modal ke PT.RAL, Kami minta kerjasama untuk memberi informasi,” ucapnya dihadapan massa aksi.

Masih kata dia, ” Dalam kasus ini, Supervisi dari Polda Sumut akan mengirim personilnya ke Polres Nias,” katanya.

Sementara Ketua Umum DPP Laskar Pemuda Nias (LPN) Pengalaman Laia,SH menuturkan, Penetapan Perda dalam kasus penyertaan modal ke PT.RAL jelas Cacat Hukum. Untuk itu kami mendesak Kapolda Sumut untuk segera ambil alih kasus ini dan segera memproses pihak – pihak yang terlibat.

Dalam penetapan penyertaan modal ke PT.RAL dan dilaksanakan oleh anggota DPRD Nias tahun 2010. Kami menilai, Penggunaan wewenang tidak sesuai prosedur. Patut diduga kuat Perda yang diterbitkan sarat kepentingan untuk melegalkan penyertaan modal tersebut.

” Harapan masyarakat kepulauan Nias kasus ini harus terang benderang, Kami jauh datang kemari, Ironisnya baru 1 orang ditetapkan tersangka. Sekali pun langit runtuh keadilan harus ditegakkan, Kapolda Sumut harus berani mengungkap kasus ini sehingga ada kepastian hukum ,” tegas Ketum DPP Laskar Pemuda Nias (LPN) dalam orasi politiknya didepan SPKT Polda Sumut di Jl. SM. Raja KM 10.5, Medan, Selasa (12/12/2017) pukul 11:00 Wib.

Hal senada juga disampaikan Liusman Nduru katanya sebelum korupsi dilakukan maka ada namanya kolusi, Tidak mungkinlah pelaku korupsi itu hanya seorang diri.

” Dalam kasus penyertaan modal kepada PT.RAL, diduga kuat turut bertanggungjawab, M. Ingati Nazara mantan Ketua DPRD Kab Nias 2007, Heri Nurhayadi selaku Mantan Dirut RAL dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD 2017).” tegas Liusman Nduru selaku Sekum DPP LPN.

Usai diterima aspirasi massa, Selanjutnya Ketum LPN Pengalaman, SH didampingi Darman Harefa dan saksikan ratusan massa aksi, Pengalaman menyerahkan Pernyataan Sikap kepada Kompol F. Siagian, Selanjut massa aksi membubarkan diri dengan tertib. (Red)

Tags: