Anggaran Rekening Listrik Dinilai Terlalu Tinggi di Dispenda Pemkab Langkat Patut Dipertanyakan

Daerah 0

meteren-listrik

Meteran Listrik

DETEKSI.co – Stabat, Anggaran biaya pembayaran rekening listrik di Dinas Pendapatan Daerah Kab.Langkat yang kini berubah menjadi Badan Pendapatan Daerah Kab.Langkat, dari seluruh kantor Dinas dan kantor Badan yang ada di Pemerintah Kabupaten Langkat bahwa kantor Badan Pendapatan menjadi salah satu kantor yang paling besar anggaran biaya rekening listriknya yaitu sebesar Rp 180 juta / tahun hal tersebut terlihat di PAPBD tahun 2015 dan RAPBD tahun 2016 jika anggaran tersebut dibagi menjadi Rp 15 juta / bulan.

Saat dikonfirmasi Bendahara Pengeluaran Badan Pendapatan Daerah Kab.Langkat Sunar.SE beberapa waktu yang lalu mengenai berapa biaya rekening listrik yang dibayarnya setiap bulannya, dia mengatakan bahwa setiap bulanya dirinya membayar Rp 8 juta s/d Rp 9 juta.

Atas besarnya anggaran tersebut menjadi sorotan sejumlah LSM yang ada di Kab.Langkat seperti yang disampaikan ketua LSM LPPKN (Lembaga Pemantau Pengunaan Keuangan Negara) Cabang Kab.Langkat Sugito.

Menurut Sugito seharusnya Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab.Langkat tidak menganggarkan terlalu besar karena jika dibuat Rp 10 juta / bulan hanya Rp 120 juta pertahunnya.

Dengan besarnya anggaran tersebut diduga adanya indikasi korupsi. oleh karena itu diminta kepada Kejari Langkat untuk melakukan Lidik atas anggaran rekening listrik yang terlalu besar pada Kantor Badan tersebut terang Sugito kepada wartawan di Stabat Rabu (25/01/2017).(AR.Limbong)

Tags: