Berkas Perkara ‎Mujianto P19, Kabid Humas Poldasu : Pengembalian Itu Biasa

Hukum & Kriminal 0

tersangka-kasus-penipuan-mujianto-anam-ditangkap.

Tersangka Kasus Penipuan dan Pengelapan Memakai Kemeja warna Merah

DETEKSI.co – Medan, Terkait berkas perkara Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar, tersangka dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp3 miliar, telah dikembalikan oleh pihak Kejati Sumut ke penyidik Polda Sumut.

Diketahui, pengembalian berkas itu, karena terdapat kekurangan penyidikan.

Ketika dikonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rina Sari Ginting, membenarkan mengenai pengembalian berkas perkara ‎Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp3 miliar oleh pihak penyidik Kejatisu. “Benar, berkasnya P19,” kata Rina, Senin (5/2/2018).

Sambung Rina menjelaskan, mengenai pengembalian itu biasa dalam proses penyidikan. “Penyidik akan segera melengkapi sesuai dengan petunjuk dari Jaksa,” terangnya.

Perlu diketahui, pengembalian berkas perkara Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp3 miliar oleh pihak penyidik Kejatisu.

“Sudah kita kembalikan, berkas perkara atas nama‎ ‎Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar ke penyidik Polda Sumut,” tutur Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan di Kejati Sumut, Jum’at (2/2/2018).

Sumanggar mengatakan berkas perkara kedua tersangka itu, ‎dilimpahkan tahap pertama oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sumut ke Kejati Sumut,‎ Selasa (23/1/2018) lalu. Ia mengatakan berkas perkara itu, dinyatakan P-19 atau belum lengkap.‎

“Sudah diteliti oleh Jaksa penelitinya, menyatakan berkas perkara sudah dikembalikan ke penyidikan, karena ada kekurangan. Dengan registrasi perkara P-18 dan P-19,” tutur Sumanggar.

Untuk kasus penipuan yang dilaporkan oleh Armen Lubis selaku korban. Sumanggar menyebutkan Kejati Sumut sudah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menindaklanjuti proses hukum hingga ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, nantinya.

“Tim JPU sudah ada, sejak pemberitahuan perkara (SPDP), sudah ada JPU yang ditunjuk menangani perkara ini,” kata Sumanggar.

Diketahui, pengusaha property ternama di Medan itu, Mujianto‎ bersaama karyawannya Rosihan Anwar resmi ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut, Senin 31 Januari 2018. Setelah sebelumnya pada 28 April 2017, menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan.

Sementara itu, Mujianto ditetapkan sebagai tersangka atas laporan A Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan sesuai dengan STTLP/509/IV/2017 SPKT “II” tertanggal 28 April 2017 dengan kerugian material hingga mencapai Rp3 milliar.(Ir.Robertus Rump)

Tags: