Buruh PT. Tavira di CBD Polonia Tewas Bersimbah Darah

DETEKSI.co – Medan, Kamal (50) warga Jalan Sungai Mati simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan, tewas meregang nyawa di dalam kamarnya yang berkuran 4×3 yang terbuat dari triplek di proyek pembangunan komplek di CBD Polonia, Jumat (12/5/2017) sekira pukul 08:30 WIB.

Buruh Penerima barang logistik PT. Tavira di CBD Polonia, ditemukan pertama kali oleh mandor proyek pembangunan komplek di CBD Polonia bernama Syamsul Bahri Nasution (41) warga Jalan Brigjend Katamso Gang Tanjung No.10. Ketika itu Syamsul datang ke proyek untuk mengambil martil di kamar korban. Anehnya, Syamsul melihat kamar korban tergembok dari luar pintu kamar.

Melihat ada keanehan, lalu saksi Syamsul memanggil Parman (67) warga Jalan DC Barito, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia dan meminta untuk membuka gembok pintu kamar korban. Setelah berhasil terbuka pintu kamar korban, Parman dan Syamsul terkejut bukan kepalang melihat korban Kamal tewas dengan posisi terlungkep di lantai.

Melihat kejadian tersebut, Parman berusaha membangunkan dan menggerakkan bagian tubuh korban, namun korban tidak bergerak dan badan sudah kaku. Kemudian, Parman dan Syamsul ke luar kamar dan mereka melihat kantor pemasaran proyek tersebut yang berada disamping kamar korban juga dalam kondisi terkunci dari luar dengan menggunakan gembok.

Merasa curiga, kemudian kedua saksi tersebut kembali membuka paksa gembok pintu kantor tersebutĀ dan setelah terbuka kedua saksi tidak menemukan sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam milik korban (plat BK belum diketahui) yang biasanya disimpan korban didalam ruang kantor tersebut.

Atas temuan tersebut, selanjutnya saksi Syamsul melaporkan kejadian tersebut kepada Security CBD Polonia dan diteruskan ke Petugas Satpom Swo, sekira pukul 09.00 WIB, petugas Satpom pun datang ke lokasi kaejadian (TKP) dan langsung menghubungi petugas Polsek Medan Baru. Tidak berapa lama petugas Polsek Medan Baru bersama petugas Inafis Polrestabes Medan turun ke TKP untuk mengamankan TKP dan melakukan identifikasi mayat korban.

Hasil olah TKP petugas menemukan barang korban yang hilang yakni 1 Hp Nokia, 1 unit Honda Vario warna Hitam lish Merah. Selain itu, dari TKP petugas juga menyita barang bukti 1 buah engsel pintun 1 buah kotak HP Nokia, 1 buah obeng bunga warna orange. Setelah melakukan olah TKP petugas langsung memasang garis polisi (Police Line).

“Setelah melakukan olah TKP, Mayat korban kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan guna dilakukan otopsi,” ujarĀ  Panit II, Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Dwikora Tarigan

Tambahnya, selain membawa mayat korban ke rumah sakit, pihak petugas Polsek Medan Baru turut membawa para saksi guna dimintai keterangan.(Robertus Rump)

Tags: