Dampak Narkoba Anak Jadi Durhaka, Ancam Ibu Pake Lempar Batu

Hukum & Kriminal 0

nur-hassanah

Orang Tua Korban, Nur Hassanah

DETEKSI.co – Medan,Air susu dibalas dengan air tuba tepat kalimat ini dialamat kepada anak durhaka , itu yang dilakukan Agung Perkasa (27) Warga Jalan Metrologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.Pasalnya, Anak kedua dari lima bersaudara ini mengancam ingin merusak dan menganiayah ibu kandung sendiri Nur Hasanah (47) yang seirang pedagang penyek keliling.

Pantauan wartawan Dikepolisian, kejadian itu berawal dari Agung meminta sejumlah uang dengan alasan ingin pergi merantau, sementara orang tuanya ditipuin selalu meminta uang dengan beragam alasan.

“Ada aja alasannya meminta uang, tapi apapun hada dikerjakannya, merusak ini pun uda dari tiga bulan yang lalu kumatnya “, Aku Nur Hasanah (47) orang tua pelaku.

Bukan hanya merusak rumah dan mengancam orang tua, barang berharga dirumah orang tuanya selalu habis dijualnya, seperti handphone milik adiknya dan rambut sambung milik adik perempuannya. Namun, menurut Nur Hasanah, yang paling parah, tabung gas yang biasa dipakai untuk memasak sehari-hari, habis dijualnya.

“Dari jam 8 tadi pagi uda kayak gitu, ngancam mau nganiayah orangtuanya, sampek mau diajak berantem adiknya, Bukan hanya Handphone, tabung gas pun dijualnya udah berulang kali, ya kalau hilang uda tau pelakunya, terpaksa beli baru lagi “, ungkal Nur dengan sedih.

Karena sudah terlalu meresahkan menurut orang tuanya, saat hendak mengambil sebongkah batu bata dan martil, Budi Siswanto (55) pulang kerumah dari tempat kerjanya mengetahui kejadian tersebut dan melerainya, namun, 
Dirasa sudah letih dan tambah menjadi menghancurkan rumah, Budi Siswanto selaku Ayah pelaku, langsung meminta tolong kepada Polisi yang saat itu petugas kepolisian sedang melintasi ditempat kejadian dan memboyongnya Kepolsek Percut Sei Tuan, Kamis (26/1/2017) Pukul 20:00 Wib.

Petugas SPK Bripka AZ Rambe mengatakan, laporan diterima, namun pelaku tidak bisa ditahan karena pelaku tunggal dan masih anak kandung sendiri hanya sebatas mengancam. (Hamdani)

Tags: