Dua Desa Nyaris Bentrok ” 63 Orang Diamankan Polisi ” Dipicu Dua Pemuda Berandalan

Hukum & Kriminal 0

DETEKSI.co – Medan, Peristiwa bentrok antara masyarakat Nagori / Desa Bawang dengan Desa Cingkes kecamatan Dolok Silau Kab. Simalungun terjadi pada hari Minggu (23/4/2017 sekitar pukul 15.30 Wib. persoalannya dipicu oleh dua orang warga masyarakat Nagori Cingkes mengendarai sepeda motor dengan ugal – ugalan di jalan umum Nagori Bawang menuju nagori Cingkes Kecamatan Dolok Silau dan menyenggol seorang wanita warga Desa Bawang.

Selanjutnya wanita tersebut melaporkan kejadian yang dialaminya kepada saudaranya laki-laki, mengetahui hal tersebut langsung mengejar dua orang warga Nagori Cingkes tersebut dan setelah bertemu kedua pria tersebut langsung melakukan pemukulan. Atas pemukulan tersebut kedua orang tersebut mengalami luka dan di bawa berobat ke Rumah Sakit Kaban jahe Kab. Tanah Karo.

Sekitar pukul 19.30 Wib, Masyarakat Cingkes datang ke Simpang Desa Bawang untuk mencari pelaku pemukulan, setelah tiba di TKP melakukan pengrusakan rumah / warung milik MANI BARUS dan membakar satu unit Sepeda Motor.

Setelah kejadian tersebut Kanit Reskrim Polsek Dolok Silau melaporkan kepada Wakapolres Simalungun. Dan atas perintah Kapolres Simalungun agar Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Reskrim dan Kasat Shabara berangkat ke TKP dengan membawa anggota masing-masing untuk melakukan antisipasi bentrokan berkelanjutan.

Sekira pukul 21:00 Wib hasil koordinasi dengan Kepala Desa Nagori Bawang Pilemon Sembiring dan Kepala Desa Cingkes Amit Tarigan dilakukan pertemuan dengan warga masyarakat Desa Bawang di depan gereja GPDI di dusun tamba bawang nagori bawang kecamatan dolok silau yg diikuti sekitar 100 orang. Dalam pertemuan tersebut hadir Kabag Ops Simalungun Kompol Edi Bona Sinaga, anggota DPRD Kab. Simalungun Elias Barus, Kapolsek Seribudolok AKP B. Manurung, Kasat intelkam simalungun AKP R. Sihotang.

Anggota DPRD Kab. Simalungun Elias Barus mengajak untuk menyerahkan permasalahan yang terjadi kepada pihak kepolisian dan menghimbau agar masyarakat Nagori Bawang tidak melakukan penyerangan atau perlawanan terhadap warga masyarakat Nagori Cingkes.

Sementara Kabag Ops Simalungun Kompol Edi Bona Sinaga mengajak masyarakat agar bersama sama menjaga situasi yang kondusif di Nagori Bawang, tidak melakukan penyerangan sementara pihak kepolisian akan melakukan pengamanan di simpang Nagori Bawang untuk mengantisipasi apabila ada penyerangan dari warg masyarakat nagori cingkes.

Hal senada juga disampaikan dua Pangulu, Pangulu Bawang An. Pilemon Sembiring mengajak agar masyarakat nagori bawang untuk menahan diri dan tetap menjaga situasi tetap kondusif. Pangulu Cingkes An. Amit Tarigan menyampaikan bahwa masyarakat Nagori Bawang dan Nagori Cingkes bersaudara sehingga kita sama sama menjaga keamanan dan kampung.

Kabagops, Kasat Intelkam, anggota DPRD Simalungun, pangulu Nagori Cingkes dan pangulu Nagori Bawang berencana akan melakukan pertemuan dengan masyarakat Nagori Cingkes, pada saat dalam perjalanan tepatnya di Simpang Nagori Bawang warga masyarakat Nagori Cingkes berjumlah lebih kurang 50 orang telah berkumpul di simpang nagori bawang dan mereka membawa peralatan berupa parang, bambu dan kayu dengan tujuan menghadang setiap masyarakat yang datang dari Nagori Bawang.

Atas situasi tersebut Kabagops, Kasat Intelkam, anggota DPRD Simalungun, pangulu Nagori Cingkes dan pangulu Nagori Bawang melakukan himbauan terhadap masyarakat tersebut agar kembali ke Desa Cingkes untuk dilakukan pertemuan guna mencari Solusi penyelesaian permasalahan, namun himbauan tersebut tidak dihiraukan, dan mereka meneriakkan harus mendapatkan pelaku penganiayaan sambil berusaha menuju ke Desa Bawang Namun Personil Polres Simalungun, Polsek Dolok Silau dan Polsek Seribu Dolok melakukan penghadangan sambil tetap melakukan himbauan agar warga kembali ke Desa Cingkes, pada saat tersebut juga warga Nag Cingkes melakukan pelemparan dengan menggunakan batu sambil berteriak dan pada saat itu juga mereka melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah/ warung milik Mani Barus.

Pada saat yang bersamaan Kasat Intelkam menemui Jaya Sembiring yg diduga sebagai penggerak massa yg selalu berteriak “Maju” dan memberikan himbauan agar warganya diajak untuk kembali ke Desa Cingkes dan mengajak agar dapat berkumpul di Desa untuk mencari solusi penyelesain permasalahan baik secara kekeluargaan maupun secara prosedur hukum, namun himbauan tersebut tidak dihiraukan.

Dengan adanya pembakaran warung milik Mani Barus sehingga masyarakat Nagori Bawang berdatangan dan hendak melakukan perlawanan dengan maksud mengusir warga masyarakat Cingkes yang berada di simpang Nagori Bawang. Namun personil Polres Polri yg sudah berada di TKP melakukan penghadangan sekaligus memberikan himbauan agar mereka kemvali ke Desa Bawang, bersamaan dgn itu petugas Polri mendesak warga Cingkes agar meninggalkan TKP, Sehingga Sekitar pukul 23.30 Wib warga masyarakat Cingkes meninggalkan TKP menuju ke Desa Cingkes.

Sekira pukul 24.00 Wib warga masyarakat Desa Cingkes kembali datang ke simpang nagori Bawang dengan jumlah massa diperkirakan dgn jumlah 75 orang dan masing masing membawa peralatan berupa Senapang angin, Pisau, Parang, kayu dan batu yg bertujuan melakukan perlawanan terhadap Desa Bawang namun pada saat itu warga Desa Bawang sudah kembali ke Desanya.

Pada hari Senin tgl 24 april 2017 sekira pukul 00.15 Wib Kapolres Simalungun bersama dengan satu Kompi Brimob Pematangsiantar tiba di TKP dan melakukan pengamanan terhadap warga Desa Cingkes yang berada di TKP sebanyak 63 orang dan dari warga tersebut disita beberapa barang bawaan berupa parang, pisau, tombak, kawat duri, kayu dan batu. Selanjutnya Sekira Pukul 01.20 Wib 40 orang masyarakat Cingkes di bawa ke Polres Simalungun dengan menggunakan truck dinas Brimob Pematangsiantar, kemudian pada pukul 02.20 wib 23 orang di bawa ke Polres Simalungun dengan menggunakan mobil truck colt diesel.

Pada peristiwa tersebut Polisi mengamankan 63 Orang berikut barang bukti turut disita, 4 buah parang, 3 buah tombak, Besi sebanyak 15 buah, Kayu Balok 5 buah dan Bambu 10 buah.

Sesuai dgn perintah Kapolres Simalungun AKBP M LIBERTI PANJAITAN SIK MH untuk mengantisipasi hal hal yg tidak diinginkan untuk membantu personil Polres Simalungun maupun Polsek Dolok Silau, Personil Brimob ditempatkan di beberapa lokasi seperti: di Simpang Nagori Bawang (TKP) ditempatkan 50 personil, di Polsek Dolok Silau ditempatkan 15 personil, di Polsek Seribu Dolok 15 Personil dan di Polres Simalungun 20 Personil.

Untuk saat ini situasi aman dan Kondusif, kedua warga masyarakat Desa telah menerima himbauan kembali kerumah Masing- masing. (Rel)

Tags: