Ini Tanggapan Polda Sumut Terkait Demo Forum Anak Bangsa

Nasional 0

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting

DETEKSI.co – Medan, Polda Sumut memberikan pernyataan terkait aksi protes kelompok masyarakat yang menamakan diri Forum Anak Bangsa (FAB) Sumatera Utara dan menuntut pelaku penipuan dengan tersangka Mujianto untuk ditahan.

Kapolda Sumut melalui Kabid Humas, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting menjelaskan Dit Reskrimum Poldasu telah melengkapi berkas perkara laporan dugaan penipuan yang melibatkan terlapor Mujianto dan pelapor Armen Lubis.

“Menjawab pertanyaan yang selama ini rekan-rekan pertanyakan, berkas perkara sudah dilengkapi dan pada hari Selasa tanggal 23 Januari telah dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” kata Kombes Rina memberikan pernyataan persnya,Jumat (26/1/2018).

Kombes Rina menegaskan, Dalam menangani perkara ini, pihak Poldasu sendiri tidak ada mendapatkan intervensi dari pihak manapun.
“Tidak ada intervensi, saya pastikan penyidik sudah menangani kasus ini dengan benar, profesional dan sesuai fakta ,” ungkapnya.

Terkait tidak dilakukan penahanan terhadap terlapor yang sudah ditetapkan tersangka, Kombes Rina menjelaskan kalau yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dari penyidik. Ia menyampaikan tidak semua kasus harus dilakukan penahanan.

“Tidak ada pasal yang memuat kalau tersangka harus ditahan,tegas Kabid Humas Polda Sumut.

Bahkan jika kedua pihak antara pelapor dan terlapor melakukan perdamaian saat berkas sudah dinyatakan P21 (lengkap), Perkara penipuan dan penggelapan ini tetap berjalan.
“Polisi tidak mencampuri urusan perdamaian, artinya kasus ini maju terus. Kalau berkas sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa, maka barang bukti dan tersangka akan diserahkan ke JPU,” ketus Rina.

Mujianto ditetapkan sebagai tersangka atas laporan A Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan sesuai dengan STTLP/509/IV/2017 SPKT “II” tertanggal 28 April 2017 dengan kerugian material hingga mencapai Rp3 milliar.
(rel)

Tags: