Kabid Humas Polda Sumut : Kapolsek dan Penyidik Ceroboh

Hukum & Kriminal 0

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting

DETEKSI.co – Rantauprapat, Kapolda Sumut, Jenderal Polisi Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si melalui Kabid Humas Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting angkat bicara soal Kapolsek Bilah hulu AKP P Gultom yang diprapdinakan oleh kuasa hukum Tatam (40) terlapor kasus penganiayaan.

Juru bicara Kapolda itu mengatakan bahwa kapolsek serta penyidik yang menangani kasus tersebut dinilai ceroboh,Senin (16/01/2017).

“,Penyidiknya tidak teliti itu, saya sudah informasikan kepada Kapolresnya, harusnya sebelum tandatangan dibaca dulu dengan teliti “, sebut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting melalui pesan whatsapnya.

Kepada wartawan,dia menganjurkankan agar kuasa hukum menempuh jalur hukum terkait surat penangkakpan yang dibawa anggota unit Reskrim tersebut tidak dibubuhi tanggal. “Untuk menguji sah atau tidaknya, silahkan melalui jalur hukum, Silahkan diuji melalui praperadilan “, sebutnya.

Sementara,kuasa hukum Tatam, (40) M.nasir Pohan SH.menuding bahwa penangkan yang dilakukan pihak unit Reskrim Polsek bilah hulu dinilai cacat admistrasi ,tidak hanya itu langkah jalur prapradilan yang dilakukan pihaknya juga terkait penahanan terhadap keliennya yang telah mengangkangi KUHAP pasalnya penangkan keliennya itu diketahui di tangkapa pada tanggal 8 Januari 2017 namun anehnya surat penangkapan nya diberikan tertanggal 10 Januari 2017, disertakan surat penahanan .” Lebih aneh lagi surat penagkapaan yang tidak dibubuhi tanggal yang tertulis SP-KAP nomor 3 , (surat perintah ini berlaku dari tgl 08 januari 2017 s/d 08 januari 2016), dengan tertulis tahun terbalik ,maka dengan itu kami menilai bahwa surat tersebut cacat admistrasi ” katanya. (Dian)

Tags: