Keterangan Saksi Korban Berbelit – belit, Hakim : Kamu Sudah di Sumpah, Jangan Berbohong !

Hukum & Kriminal 0

saksi-korban-dihadapan-hakim.

Saksi Korban saat Memberi Keterangan Dihadapan Hakim

DETEKSI.co – Medan, Majelis Hakim PN.Mdn berang kepada korban Carissa Yang memberikan keterangan yang berbelit-belit lain yang ditanya lain yang dijawab, Lalu Majelis Hakim menegur dengan mengatakan Kamu sudah disumpah, jangan berbohong kami bisa mengetahui kebenaran kalian ada disini untuk berkata sejujurnya. Berikan keterangan yang sesungguhnya,” tegas Ketua Majelis Hakim, Riana Pohan ketika sidang digelar di ruang Cakra II, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (9/1/2018) sore.

Carissa selaku saksi korban yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun ke persidangan dalam keterangannya mengatakan bingung kenapa disiram kopi oleh terdakwa. Namun setelah dicerca majelis hakim, Akhirnya Carissa mengaku jika permasalahan itu berawal ketika dirinya dituduh sebagai pelaku penyebar foto terdakwa saat bersama dengan lelaki lain.

“Setelah timbul perselisihan, rumah tangga anak saya dengan terdakwa pun menjadi tidak harmonis. Kemudian kerabat kami yang bernama Ahui mau mendamaikan. Hingga akhirnya disepakati bertemu di rumah Ahui,” bebernya.

Saat itu, Tidak ada kata kata saya ucapkan hanya ingin pulang saja. tapi Amin menahan saya. Saya heran kata elyana kenapa takut kepada saya. saat itu merasa dijebak saja. perempuan ngak tau malu kata elyana saya bilang saya ngak mau kulawan kamu sudah capek.

Ketika saya mau pulang Elyana menyiramkan kopi kearah saya dan mengenai bagian leher dan mengalir dibagian punggung dan dibagian dada dan saat itu merasakan panas.

Usai kena siram, Saya datang kerumah dr Rudi Ganda Winata dan dilakukan tindakan, oleh Dokter memberi sepucuk kertas sebagai rujukan berobat ke RS Columbia Asia. Masuk UGD dan langsung pasang infus dan direkomendasikan rawat inap selama 11 hari lamanya.

Lalu Majelis Hakim dibagian mana yang sakit, diperagakan korban katanya dibagian punggung belikat kanan, leher dan dada. dibagian bawah ke kaki gimana ada terasa panas atau melepuh, jawabnya rasanya tidak ada hanya terasa sedikit. Inilah yang saya maksud dari tadi keteranganmu sebagai saksi korban berbelit belit.

Sementara itu dalam kesaksiannya, Ahui yang juga hadir ke persidangan menambahkan pada saat dipertemukan itu, Carissa dan terdakwa langsung cekcok mulut.

“Kopi Amin yang berada di atas meja langsung disiramkan terdakwa ke tubuh Carissa. Namun saya sedikit ragu dengan klaim Carissa yang mengatakan tubuhnya melepuh akibat air kopi itu. Sebab, kopi itu sudah ada di meja sekitar 30 menit sebelum mereka sampai di rumah saya,” ungkapnya.

Dihadapan majelis hakim, Saksi bernama Ahui menjelaskan katanya Permasalahan ini murni masalah keluarga, Lalu adek korban bernama Amin meminta saya untuk melakukan mediasi terkait tuduhan selingkuh.

” Kalau siraman kopi yang dilakukan oleh terdakwa, saya juga ikut kena badanku bagian bahu sebelah kiri, ini Pengadilan marilah kita katakan sejujurnya durasi kopi tersebut sekitar 30 menit lamanya, Makanya saya kaget kok badan korban melepuh. Kopi itu digunakan untuk cakui karena kebiasaan kami Tionghoa.” jelas Ahui dihadapan majelis Hakim.

Dia pun menduga ada rekayasa dalam perkara ini agar terdakwa dibui.

“Bagaimana bisa kopi yang sudah dingin membuat tubuh manusia bisa melepuh. Hanya Carissa dan Tuhan yang tahu tentang kebenaran itu,” tutupnya. (Red)

Tags: