KPU Kota Medan Bersama Panwaslih Gelar Coklit Serentak di Kel.PBD II

MeBiDangRo 0

DETEKSI.co – Medan, Mensukseskan Pemilu Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara 27 Juni 2018 KPUD Kota Medan bersama Panwaslih melaksanakan Gerakan Coklit Serentak 20 Januari 2018.

Mewakili Ketua KPU Kota Medan, Yenni Khairiah Rambe dalam arahannya menuturkan pada hari pertama coklit, Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) dapat bekerja sebaik-baiknya dan minimal mencoklit rumah warga pada gerakan coklit serentak ini.

“Sistem informasi bagi daftar pemilih yakni analisis DP4 dan sinkronisasi. Namun semua itu akan menjadi tidak bermakna kalau tidak dilakukan coklit dengan sungguh-sungguh,” tutur Yenni didampingi Ketua PPS Kelurahan Pulau Brayan Darat II, H. Ahmad Rahmadan

Penting untuk diingat, Kalau elemen daftar pemilihnya sudah lengkap, jangan lupa centang. PPDP harus bekerja sesuai aturan dan bimbingan teknis yang sudah dilaksanakan, seperti salam coklit, cocokkan datanya, teliti bekerja,” jelas Yenni mewakili Ketua KPU Kota Medan.

Sementara ketika rombongan yang dipimpin komisioner KPU Kota Medan, Yenni Khairiah Rambe didampingi anggota PPS, PPDT dan PPL datang ke kediaman Wakil Wali Kota Medan di Jalan Intertib Medan, Dalam arahan Wakil Wali (Wawa) Kota Medan, Akhyar Nasution menuturkan petugas lebih giat lagi dalam melakukan pendataan penduduk terutama dalam pemilihan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) dan Calon Wakil Gubernur Sunatera Utara (Cawagubsu), Sehingga animo pemilih bisa bertambah.

Saat dikonfirmasi kepada petugas Pengawas Pemilu Lapangan  (PPL), H. Sumbo Saing, SE mengatakan Benar hari ini kami melakukan Pencocokan dan penelitian (Coklit) bermaksud untuk memastikan daftar pemilih berkualitas pada pemilihan serentak 2018. Untuk itu,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar “Gerakan Coklit” di Kel. Pulau Brayan Darat (PBD) II Kec. Medan Timur Sumatera Utara, Sabtu (20/1/2018).

” Semangat Coklit Pastikan Daftar Pemilih Berkualitas dilakukan dengan cara door to door mendatangi rumah-rumah pemilih untuk memastikan semua masyarakat yang mempunyai hak pilih bisa terdaftar.” jelas Sumbo.

Selain itu kata Sumbo, Untuk mengidentifikasi bagi pemilih yang sudah meninggal dunia, pemilih yang sudah kehilangan hak pilihnya seperti telah menjadi anggota TNI-POLRI, maupun yang sudah pensiun, juga bagi warga yang baru menjadi pemilih pemula, sehingga daftar pemilih bisa semakin berkualitas kedepan,katanya. (Red)

Tags: