Mahasiswa PGSD FIP UNM di Parepare Keluhkan Mahalnya Biaya Kuliah

Pendidikan 0

ilustrasi

ilustrasi

DETEKSI.CO – PAREPARE, Mahasiswa PGSD FIP UNM di Parepare mengeluhkan mahalnya biaya kuliah yang dipungut dikampus V UNM tersebut. Padahal, kampus itu telah menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Salah satu yang dikeluhkan mahasiswa adalah instruksi dosen untuk membeli baju laboratorium.

Baju berwarna putih itu mesti ditebus mahasiswa seharga Rp130ribu. Jika tidak, mereka tidak diperkenankan melakukan kegiatan praktikum IPA di laboratorium. Hal ini mendapat protes keras dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) PGSD Parepare FIP UNM. Pasalnya seluruh mahasiswa rutin membayar UKT dengan jumlah bervariasi, mulai Rp800ribu hingga Rp4 juta.

“Kita terus menerima aspirasi bahwa mahasiswa terbebani dengan biaya itu, apalagi mereka sudah bayar UKT. Hanya saja sebagian besar takut mengadu karena merasa terancam kuliahnya,” urai Ketua Bidang Advokasi Himaprodi, Nurhasmi, Rabu 28 Desember.

Jas lab itu harus dibeli dari dosen penanggungjawab laboratorium. Namun belakangan, mahasiswa diminta membayar langsung kepada penjahit. “Kita juga telah mempertanyakan ke PD3 dan pimpinan kampus, apakah biaya jas lab itu masuk UKT atau tidak. Namun diantara dosen sendiri berbeda pandangan mengenai hal ini,” imbuh Ketua Himaprodi, S Jaelani Darwis, didampingi wakilnya Faisal Rasyid.

Senada, Ketua HMI Komisariat PGSD, Muh Adam Yusuf emperingatkan agar pembayaran itu jangan sampai dinilai sebagai bentuk pungutan liar. “Padahal dekan FIP dengan tegas telah mewanti-wanti agar tidak boleh ada pungli dilingkup FIP. Bahkan sampai dibuatkan surat edaran. Pimpinan Kampus V UNM harus menjelaskan soal biaya baju lab ini,” harapnya.

Informasi yang dihimpun dari salah satu staf, mahasiswa dikampus itu sudah hampir mencapai ribuan orang. Untuk angkatan 2016 ada 70 mahasiswa, angkatan 2015 ada 60 mahasiswa dan angkatan 2014 mencapai 110 mahasiswa. Itu belum terhitung mahasiswa pascasarjana dan mahasiswa studi lanjut (SL). Sementara pembayaran jas lab sudah dimulai sejak angkatan 2014, seharga Rp120ribu. (M Haris Syah)

Tags: