Masyarakat Optimis, 71 Tahun Polri Siap Jadi Profesional

MeBiDangRo 0

DETEKSI.co – Medan, Masyarakat optimis di HUT Bhayangkara ke-71, Kepolisian Republik Indonesia siap menjalankan amanah yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) bersama masyarakat Polri kuat dan solid.

Dengan adanya jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia itu merupakan suatu bukti keberhasilan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs HM Tito Karnavian, MA,Ph.D dalam mereformasi institusi Polri.

Masyarakat meyakini bahwa, Paradigma Polri Promoter, sudah nyata dengan ditandai perubahan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya dengan itu masyarakat menikmati kehadiran Polisi dalam memberi rasa aman. Penilaian tersebut menjadi bukti keberhasilan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs HM Tito Karnavian, MA,PhD.

Ternyata tak mudah menjaga keamanan NKRI, Ujian kembali dihadapi Polri dengan adanya ancaman terorisme, Namun demikian berbagai konflik sosial dan problematik hukum mampu diatasi dan dibendung secara profesional oleh Polisi, terbukti aksi sejumlah elemen masyarakat yang tergolong sangat besar dengan sebutan 411 dan 212 dalam penanganan massa aksi tersebut sangatlah Promoter. Dari sinilah Polri mendapatkan reward (penghargaan) dan sambutan opini positif ditengah masyarakat.

Pelayanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Polrestabes Medan terus melakukan terobosan – terobosan baru, bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan dan pengaduan maupun informasi tanpa harus datang ke kantor, Kini Polda Sumut memiliki E-Policing yabg dapat diakses melalui aplikasi gadget dan tersalur di 33 Kabupaten/kota serta 27 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumut. Dan adanya E Policing, mampu mengurangi pungutan liar yang dilakukan oknum terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Ketua DPRD Sumut H. Wagirin Arman, S.Sos

Di usianya ke 71 Polisi harus menjadi Undang Undang yang hidup sehingga masyarakat semakin yakin dan percaya bahwa Polisi itu menjadi pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat bukan hanya slogan.

Kepolisian Polrestabes Medan patut diapresiasi sukses menjaga kondisi kamtibmas menjelang dan pasca lebaran idul fitri 1438 H.

“Alhamdulillah, sebelum dan sesudah lebaran idul fitri tidak ada kejadian yang luar biasa, semuanya berjalan normal. kalau pun ada itu tergolong biasa biasa saja, umat Islam merayakan idul fitri dalam keadaan aman dan nyaman.“ ucap Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman di ruangannya Rabu (5/7/2017) pukul 14:00 WIB.

DPRD Sumut Apresiasi terhadap kinerja kepolisian yang mampu mengungkap setiap kasus yang menonjol di Sumatera Utara terutama menindak tegas para bandar narkoba demikian pula dalam memerangi terorisme.

Intinya Polisi bekerja sesuai kemajuan cita -cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. “Selamat Hari Bhayangkara yang ke-71 untuk Polri tingkatkan pelayanan sesuai Promoter, teruslah berbenah diri dan tingkatkan prestasi.” ucap Politisi dari Fraksi Golkar.

Penasehat AJH Meyakini Spirit Polisi Seperti Hoegeng Ada di Medan

HUT Korps Bhayangkara ke-71, Penasehat DPP Aliansi Jurnalis Hukum (AJH), Jansen Leo Siagian berharap di usia ke 71 ada Polisi seperti Hoegeng, Berani memberantas beking kejahatan. Ingat hanya dengan bersama rakyat, Polisi akan kuat dalam pengabdiannya pada bangsa dan negara.

Pada zamannya menggetarkan hati, Jenderal Hoegeng terkenal bukan karena soal kejujuran dan anti korupsi. Hoegeng sangat peduli pada masyarakat dan bawahan. Bayangkan dia sudah menjadi Kapolri, mau turun tangan ke perempatan jalan hanya untuk mengatur lalu lintas.

Leo mengingatkan, katanya Polisi jangan sampai bisa dibeli, dengan adanya Paradigma baru kepolisian Promoter bisa terlaksana dengan baik sebab ada reformasi internal.

“Kapolrestabes Medan ini saya kenal hidup sederhana dan dekat dengan anggotanya, Saat itu dia masih berpangkat Kapten kini AKP. Program – programnya menyentuh hati masyarakat, Disamping itu, mampu mengungkap kasus yang menonjol seperti menangkap bandar narkoba dan sejumlah kasus kriminal lainnya, ” ujar Penasehat AJH kepada DETEKSI.co saat dihubungi Rabu (5/7/2017).

Wajar kalau beliau dijadikan teladan Polisi jujur, Pak Hoegeng itu tak kenal kompromi dan selalu bekerja keras memberantas kejahatan dan itulah dirindukan masyarakat saat ini sebab akhri -akhir ini moral bangsa ini sudah mulai merosot tidak ada lagi yang namanya budaya malu.

Kabag Sumda Polrestabes Medan : Atasi Teror Dengan Kompak Bersatu

Menyikapi berbagai aksi teror, Kabag Sumda Polrestabes Medan, AKBP Sonni W Siregar mengatakan pelaku penyerang teror terhadap anggota kepolisian, mereka mereka itu hanya korban ajaran dari kelompok radikal ISIS. Polisi dan tentara dianggap Thogut atau setan oleh ISIS, Jadi melawan kelompok radikal danteror dengan cara kompak bersatu memberi perlawanan dalam memerangi setiap bentuk yang merong -rong kewibawaan negara.

Untuk menangkal Radikalisme dan Terorisme dibutuhkan Peran Ulama, Pemuda dan Media. Peran ulama dalam menangkal terorisme dan radikalisme memberi pemahaman kepada umatnya dengan menyampaikan ayat ayat suci, Peran media harus objektif dalam penyebaran informasi dan peran pemuda sendiri adalah melakukan dialog kepada masyarakat tentang kenegaraan.

Mereka yang melakukan hanya korban. Islam tidak mengenal teror tapi Islam datang dengan baik tidak untuk menyakiti, dan tidak menyampaikan kekerasan.

“Musuh bangsa Indonesia harus diperangi secara bersama -sama baik faham radikalisme dan narkoba. Polrestabes Medan memandang perlu kerjasama dengan para Ulama, Pemuda dan Media dalam rangka memerangi dua hal itu,” ujar Kabag Sumda Polrestabes diruangannya, Selasa (4/7/2017).

Lebih lanjut, dia mengaku prihatin dengan banyaknya kejadian pembunuhan dan pemerkosaan yang kini marak diberitakan di beberapa daerah di Tanah Air. Dia juga meminta peran aktif tokoh masyarakat dan warga setempat untuk turut serta mengurangi tindakan pelanggaran hukum di wilayah masing-masing.

Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke 71, Kapolrestabes Medan akan menggelar pertemuan dengan ulama dan tokoh masyarakat se Kota Medan dihalaman Mapolrestabes Medan, bermaksud untuk menangkal berkembangnya ideologi Islam radikal di Medan.

Masih Kabag Sumda, Rencana Kapolrestabes Medan direspon oleh para ulama dan sejumlah tokoh pemuda

“Guna menghilangkan keresahan masyarakat atas berkembangnya ideologi radikal ISIS di Kota Medan, Kapolrestabes menghimbau para ulama dan tokoh masyarakat agar menolak berkembangnya faham ISIS, serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak ikut mendukung ISIS, karena ISIS bertentangan dengan ajaran Islam,” ucap Kabag Sumda.

Miris mendengar celotehan para orang tua, Dulu orang berhenti membunuh karena ajaran agama melarang, Sekarang orang saling membunuh karena agama. Sementara Agama tak pernah berubah ajarannya, Tuhannya pun tak pernah berubah. untuk itu semua komponen bangsa harus sadar bahwa fenomena ini harus diatasi semua pihak bukan hanya tugas Polisi dan TNI.

Dikepemimpinan Kombes Sandi Nugroho fungsi Sat Binmas benar -benar dirasakan masyarakat Kota Medan. Terbukti, anggota Sat Binmas  Unit Polrestabes Medan turun langsung ketengah masyarakat untuk menyampaikan himbauan, seperti halnya mengingatkan kepada petugas Satpam KA agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja pada waktu menjelang Idul Fitri 2017.

Selain itu, Juga mendatangi Bank BNI Cabang Jalan Pemuda untuk mengingatkan keada nasabah agar berhati – hati membawa uang tunai. Tak luput, Sat Binmas Polrestabes Medan menyambangi Pusat Pasar jalan sutomo medan guna menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, Agar para masyarakat yang berbelanja di Pusat pasar lebih berhati-hati karena maraknya aksi pencopetan pada bulan ramadhan.

Bahkan, Pengaduan masyarakat juga ditindaklanjuti Sat Binmas Polrestabes Medan, Sebagai contoh dengan mendatangi ke kediaman terlapor serta mengecek langsung ke TKP bangunan yang dimaksud yang berdiri di atas sungai.

Lawan Teror Dengan Jadi Polisi Bagi Diri Sendiri

Masyarakat juga diminta untuk bisa menjadi Polisi bagi diri sendiri, artinya menjaga diri dari mara bahaya dengan Sikap waspada dalam segala hal. Dan bila ada yang mencurgikan silahkan masyarakat menghubungi pihak kepolisiab guna dilakukan penyelidikan sehingga jaringan teroris dapat teratasi dengan cepat dan tepat.

Polisi masyarakat artinya, menjaga keluarga agar tidak mudah terkontaminasi dengan ISIS, untuk itu kesadaran merupakan kunci utama dalam keberhasilan memerangi aksi teror. Selain itu, untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi awal pada polisi jika terjadi tindak pidana di tempat tinggalnya‎.

Aksi Heroik, Dilakukan personil Polrestabes Medan

Aksi heroik dilakukan personil Sat Lantas Polrestabes Medan Aiptu SB Matondang dan Bripka Leonardi Ketaren dalam memberikan pertolongan kepada seorang pengemudi mobil Hyundai bernomor polisi BK 1374 OA,
Kamis (15/9/2016), sekira pukul 11.30 WIB yang mobilnya terbakar di Jalan Mayang tepatnya di persimpangan Jalan Sekip Medan.

Warga disekitar menjauh, khawatir kalau mobil mewah tersebut meledak. heroiknya kedua polisi ini tanpa ada rasa takut, terus melakukan penyiraman terhadap terbakaran mobil tersebut.

Ditempat berbeda, masyarakat pengguna jalan Simpang Paya Geli, Kecamatan Sunggal Deliserdang memberi apresiasi jalan yang berlubang ditimbun Polisi, Sabtu (4/3/2017). tanpa ada rasa risih Briptu Sujipto yang dibantu oleh beberapa rekan lainnya. tujuannya mengurangi kepadatan dan antrian panjang sepanjang Jalan Binjai. Ini bagian Promoter untuk memberikan keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat dalam berkendara, sekaligus mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. (Dofu Gaho)

Tags: