Mencoba Melarikan Diri, Pelaku Pembunuh Ikhwan Dilumpuhkan Timah Panas

Hukum & Kriminal 0

Ikhwan (40) korban Penganiayaan akhirnya tewas

Ikhwan (40) korban Penganiayaan akhirnya tewas

DETEKSI.co – Medan, Kepolisian Sektor Medan Barat berhasil menangkap satu dari dua pelaku penganiaya Ikhwan (40) warga Jl Sei Bilah Langkat yang berujung pada kematian, penganiayaan itu terjadi di pajak Brayan berawal cekcok di Cafe Mami eks Bioskop Brayan Kota Medan.

Hal ini dipaparkan Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu, SIK.SH.MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusdi Marzuki, Victor mengatakan Pada hari jumat tanggal 10 februari 2017 sekira pukul 03.30 Wib pihaknya mendapat informasi bahwa ada korban penganiayaan di Jl. Mayor dan korban berada di RS. Martha Friska kemudian unit reskrim polsek medan barat mengecek korban ke RS tersebut dan di temukan korban dalam keadaan sekarat.

Berdasarkan informasi dari saksi-saksi, ternyata kejadian berawal dari Cafe Mami, yang berada di pajak Brayan belakang. Sewaktu korban bersama temannya mau pulang dari Cafe Mami tersebut. Korban di minta uang parkir padahal korban jalan kaki sempat terjadi keributan dan akhirnya dilerai, Kemudian korban bersama teman-temanya mengendarai sepeda motor RX king dengan membawa pisau langsung memukuli korban dan dilerai oleh teman korban namun tetap juga masih melakukan pemukulan hingga akhirnya korban pun terkapar dan rekan korban membawa korban ke rumah sakit Martha Friska.

Karena mendapat pukulan yang sangat berat, pada hari jumat tgl 10 pebruari 2017, sekitar pukul 18.30 wib, korban dibawa kekampungnya di Batu bara jln.sei balai dsn ll , setelah dirawat dirumah korban, pada hari sabtu, tgl 11 Februari 2017, sekitar pukul 11.00 wib, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dua dari pelaku ditangkap, Selasa (21/2/2017), sekira pukul 04:00 Wib. sesuai dengan Spkap Indri Silitonga ditangkap di jalan Bambu Gg Bunga Raya pasar lV helvetia labuhan deli.

Pada saat ditangkap pelaku berada di dalam rumah dan pada saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri tetapi dengan sigapnya unit Reskrim Polsek Medan Barat sehingga pelaku dapat di tangkap oleh unit Reskrim polsek medan barat. Dan selanjutnya mengamankan pelaku pada saat dilakukan pengamanan terhadap pelaku, pelaku sempat melarikan diri.

” Karena mencoba melarikan diri, terpaksa unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan tembakan peringatan untuk melumpuhkan pelaku dengan menembak secara terukur tepat dibagian kaki Sebelah kanan pelaku.” jelas Kompol Victor Ziliwu, SIK.SH.MH.

Setelah pelaku Indri Silitonga jenis kelamin Laki-laki tidak dapat melarikan diri selanjutnya unit reskrim memboyong/membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Untuk di lakukan perawatan. Polisi kini memburu satu tersangka lain berinisial B yang merupakan pekerja Kafe. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 Subsider 170 Kuhpidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (Dofu Gaho)

Tags: