Naas, Ruslan Tewas Ditabrak Mobil Kijang Dekat Tembok PT Siringo-ringo

Hukum & Kriminal 0
kepolisian-melakukan-cek-lapangan.

Kepolisian sedang melakukan olah TKP

DETEKSI.co – Rantauprapat, Terjawab sudah keluhan masyarakat terkait pembangunan panel pembatas ilegal milik PT Siringo-ringo yang berdiri di Ruas milik jalan, di seputaran Jalinsum aek matio kelurahan Binaraga kec Rantau Utara Labuhanbatu, Kamis (03/08/2017).

Sebab atas penyempitan jalan itu naas bagi Ruslan Tambak (59) warga dusun Lubuk Nornor Desa Janji Bilah Barat, Labuhanbatu meninggal dunia sesat sepeda motor suzuki jenis Thunder BK 1253 TN berboncengan dengan istrinya Julianti Hasibuan, (50) ditabrak sebuah mobil Kijang Kencana nopol BK 6943 YC yang dikemudikan Khairul Anwar, (19)mengangkut Belasan siswa Mandrasah Aliah Negeri (MAN) yang melaju dari arah Medan menuju Rantauprapat.

Peristiwa naas itu bermula sesaat mobil Kijang Kencana yang melaju kencang hendak mendahului kendaraan yang ada didepannya dilokasi jalan bergelombang tersebut supir minibus itu hilang kendali sehingga menabrak sepeda motor yang dikendari korban yang datang dari arah berlawanan. ” coba saja tembok itu tidak ada mungkin korban bisa menghindari mobil yang ada didepannya” .bilang warga dilokasi.

Tak sampai di situ, mobil kijang naas itu menabrak tembok pembatas milik Pt Siringo-ringo sehingga terbalik secara bersamaan bus Karya Agung BK 7293 TL yang hendak melintas juga turut tertabrak dibagian kanan mobil kijang itu.

Terkait itu Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Sawangin melalui Kanit Laka Polres Labuhanbatu Iptu Sahrial Sirait, saat di TKP mengatakan kecelakaan itu merupakan tabrakan beruntun.

” Setelah mendapat kan perawatan di Rumah sakit akhir nya pengendara sepeda motor meninggal dunia”bilang kanit. Dia juga mengatakan bahwa korban lainnya hanya mengalami luka ringan. sementara supir kijang naas itu masih dalam pencarian pihak sat lantas Polres Labuhanbatu, ” karena supir tidak apa apa, supir nya lari,” sebutnya.

Terkait panel pembatas itu PPK satker kementerian pu pengerjaan jalan dan jembatan provinsi Sumatera Utara mengaku pihaknya sedang menunggu surat perubuhan panel yang berdiri di Rumija tersebut , “Ini sedang menunggu surat dari balai saja” Kata Diki. (dian)

Tags: