Otak Pembunuh Satu Keluarga Andi Lala, Kapoldasu : Dipicu Persoalan Utang Piutang Narkoba

Hukum & Kriminal 0
Kapolda Sumut Paparkan Pelaku Pembunuh Satu Keluarga

Kapolda Sumut Paparkan Pelaku Pembunuh Satu Keluarga

DETEKSI.co – Medan, Kapolda Sumut, Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi memaparkan Enam pelaku pembunuhan keji dengan menewaskan satu keluarga yang terjadi di Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4/2017), dipicu persoalan utang piutang Narkoba jenis Sabu seharga Rp 5 Juta.

Pemaparan ini berlangsung di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Senin (17/4/2017) pukul 11:00 Wib. Kapoldasu menuturkan, pemaparan kali ini dibagi dua jilid sesuai motifnya yakni pembunuhan jilid pertama karena dendam dan Pembunuhan jilid kedua terhadap Riyanto bermotif utang piutang.

Motif jilid pertama karena dendam lantaran istri Andi Lala Reni Safitri selingkuh berkali-kali dengan korban Suherwan. istri Andi Lala mengakui perselingkuhannya, membuat Andi Lala terbakar api cemburu. Oleh permintaan suami Reni Andi Lala agar korban datang kerumah pada Juli 2015. saat itulah pembunuhan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Kala itu, warga sedang salat tarawih.

“Pembunuhan jilid pertama terbongkar setelah Reni membeberkan kepada polisi saat kasus pembunuhan jilid kedua terbongkar,” Kapolda Sumut.

Pembunuhan berencana jilid pertama dilakukan di Jalan Pembangunan II, Lubukpakam pada 12 Juli 2015. Saat Suherwan hendak masuk ke dalam kamar, Andi Lala memukul menggunakan alu dari belakang secara bertubi-tubi. Lalu jenazah Suherwan bersama sepeda motor dibuang ke sungai di kawasan Pagar Jati, Lubukpakam. bermaksud skenario seolah – olah kematian karena kecelakaan. namun berdasarkan ahli yang dimiliki Polda terungkap bahwa korban dipukul dengan Alu.

Ditempat yang sama, www.deteksi.co meminta penjelasan kepada Kapoldasu terkait hubungan pembunuhan antara Jilid satu dan Jilid Dua dan Apakah otak pembunuhan dengan tersangka Andi Lala ada kaitanya dengan mafia Narkoba, Kapoldasu menjelaskan terkait adanya hubungan dengan mafia Narkoba itu masih pendalaman dengan penyidik dan itu serius kita ungkap, kalau hubungan jilid pertama dan jilid dua motifnya berbeda yakni dendam dan utang piutang, jelas Kapolda Sumut menanggapi pertanyaan wartawan deteksi.co Senin, (17/4/2017).

Pengakuan Andi Lala kepada penyidik terungkap bahwa, Riyanto dan dirinya sama-sama memakai sabu. Jadi diserahkan uang 5 juta kepada korban tapi tak kunjung tersedia. Ketika terus ditanya soal sabu, pelaku malah dimarahi oleh korban.

Diketahui, Selain motif utang narkoba itu, tersangka Andi Lala diduga memang mengincar uang dan harta benda milik korban. Dimana, uang dan sejumlah HP milik korban dibawa tersangka ke rumahnya,” jelas Kapoldasu kepada wartawan. (Dofu Gaho)

Tags: