OTT Kembali Terjadi Dinas Pendidikan Langkat

Hukum & Kriminal 0
m.s-terjaring-ott-dinas-pendidikan-langkat.

M.S Oknum Pegawai Dinas Pendidikan Terjaring OTT

DETEKSI.co – Stabat, Masih melekat diingatan kasus OTT yang terjadi beberapa waktu lalu yang menjerat mantan Kepala Dinas Pendidikan Kab.Langkat SS,kini kasus OTT tersebut kembali terdengar di Dinas tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan DETEKSI.co Kepala Dinas Pendidikan Kab.Langkat Saiful Abdi melalui handphone selulernya Rabu sore (15/08/2018) membenarkan ada pihaknya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) ” Pada sudah saya himbau Kepada Kepala Sekolah dan Pejabat di Jajaran Dinas Pendidikan agar jangan ada pungutan dana sertifikasi dan pungutan lainya sudah saya sampaikan secara tertulis dan teguran dan sesuai dengan pakta integritas” terangnya kepada wartawan.

Dari kronologis Operasi Tangkap Tangan yang diterima wartawan melalui WA dari Kasat Reskrim Polres Langkat bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat ada terjadi pungutan liar di UPTD Dinas pendidikan dan pengajaran Kec.Kutambaru dan selanjutnya pada hari Rabu tanggal 15 Agustus 2018 sekira pukul 10.00 WIB petugas kepolisian dari unit tipikor Sat Reskrim Polres Langkat dengan dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Polres Langkat melakukan penyelidikan dan benar ditemukan peristiwa dugaan tindak pidana pungutan uang di Kantor UPTD Dinas pendidikan dan Pengajaran Kec. Kutambaru.

Selanjutnya Petugas memperlihatkan tanda pengenal dan mengamankan sdr.M.S selaku kordinator UPTD Dinas pendidikan dan Pengajaran Kec.Kutambaru yang sedang menerima amplop yang diduga berisi uang.

Kemudian petugas meminta kepada M.S agar mengeluarkan amplop yang diterima dan memperlihatkan kepada petugas dan ditemukan didalam amplop tersebut uang tunai,M.S mengaku bahwa uang tersebut diterima dari seluruh kepala sekolah di kecamatan kutambaru dengan patokan Rp 200.000/guru yang dimana uang tersebut bersumber dari uang tunjangan profesi guru. Selanjutnya M.S berikut barang bukti dibawa ke Polres Langkat untuk diproses hukum.

Selain M.S pihak kepolisian juga telah mengamankan sebayak 12 saksi yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Operator Sekolah Dasar

Adapun barang bukti yang ditemukan Amplop berwarna kuning bertuliskan SD 41 Namotongan yang didalamnya terdapat uang Rp 600.000; amplop berwarna putih bertuliskan SD Cangkulan yang didalamnya terdapat uang Rp 950.000; amplop berwarna kuning bertuliskan MULANA PA RIELINA RIH SOGONG yang didalamnya terdapat uang Rp 400.000; Uang tunai sebanyak Rp 3.200.000.(AR.Limbong)

Tags: