Polda Sumut Paparkan Dua Oknum Polisi Bertugas di Polres Nias Terlibat Cabul

Kasus Cabul di Paparkan di Kantor Polda Sumut paparkan Kasus melibatkan dua oknum Polisi.

Kasus Cabul di Paparkan di Kantor Polda Sumut melibatkan dua oknum Polisi.

DETEKSI.co – Kepolisian Daerah Sumatera Utara memaparkan dua tersangka cabul dan pemerasan melibatkan dua oknum anggota kepolisian bertugas di Polres Nias dengan korban SZ alias Sesi masih tergolong anak dibawah umur.

Hal ini dipaparkan Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting didampingi Kabid Propam Kombes A. Lubis, Kabiddokkes Polda Sumut, Kombes Pol Sahat Harianja. Kedokteran forensik Polri AKBP dr. Wahyu Hidayati Dwi Palupi, Kapolres Nias AKBP B. Zebua dan Dr Honosaro Marunduri, SPog, Rina menjelaskan Bukan di Perkosa melainkan cabul itu sesuai fakta dan bukti secara medis, kasus pemerasan dan cabul dengan korban SZ alias Sesi diduga melibatkan dua oknum anggota kepolisian bertugas di Polres Nias, jelas Kabid Humas Polda Sumut di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (4/5/2017) pukul 12:00 Wib.

Dua tersangka cabul berstatus oknum Polisi yakni, AFM alias F (23) warga Desa Fadoro Kec Hiliduho Kab Nias, DWS alias D (34) warga Dusun III Desa Hilina’a Kec Gunung Sitoli, dan seorang pelaku lainnya berstatus wiraswasta ARWH alias W (29) warga jalan Pelita Nomor 11 Kel Lir Kota Gunung Sitoli.

Berdasarkan data diterima, Pada hari Kamis (27/5/2017) pukul 14:00 Wib, Sewaktu dirumah korban mengeluh kesakitan dibagian area V, Lalu oleh Orang Tua korban menanyakan kenapa menangis, oleh korban mengaku di perkosa oleh oknum Polisi. peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (25/04/2017) sekitar pukul 17:00 Wib.

Kabid Humas Poldasu menjelaskan, pada saat itu korban SZ alias Sesi ditahan bersama dengan Iman Patrio Nazara Alias Rio di dalam Warnet Bluestar, Lalu oleh oknum Polisi tersebut mengancam akan membawa Korban SZ alias Sesi bersama saksi Iman Patrio Nazara Alias Rio ke Kantor Polisi atau membayar Uang sebesar Rp. 5.000.000, lalu Korban SZ alias Sesi mengatakan kepada terlapor (Oknum Polisi) bahwa kami tidak punya uang sebesar itu, lalu terlapor menyuruh saksi Iman Patrio Nazara Alias Rio turun dari mobil untuk mencarikan uang yang dimintai oleh Terlapor.

Lalu Terlapor membawa korban SZ alias Sesi keliling Pasar Gunungsitoli dan pada saat itu di dalam mobil Terlapor meraba-raba tubuh korban SZ alias sesi dengan menggunakan tangannya, lalu terlapor membawa korban SZ alias Sesi ke pinggir jalan di depan Hotel Olayama lalu beberapa saat berhenti di tempat tersebut.

Terlapor kembali membawa korban SZ alias Sesi ke Jl. Pendidikan Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli tepatnya di Pinggir Jalan Umum, di dalam sebuah Toyota Avanza warna Hitam terlapor melakukan dugaan Pemerkosaan kepada Korban SZ alias Sesi di depan kawan – kawan terlapor. (Dofu Gaho)

Tags: