Polda Sumut Ungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu Seberat 1 Kg ” Satu Tersangka Tewas Ditembak “

Hukum & Kriminal 0
poldasu-paparkan-penagkapan-sabu.1kg

Wakapoldasu Paparkan Penangkapan Tiga Tersangka Terkait Kepemilikan Sabu seberat 1 Kg

DETEKSI.co – Medan, Direktorat Reserse Narkotika Polda Sumut dalam operasi “Antik Toba” 2017, Berhasil mengungkapan kasus narkotika golongan I jenis shabu seberat 1.000 gram atau 1 Kg. Keberhasilan ini dipaparkan di RS. Bhayangkara Tk-II Medan Sabtu (19/8/2017) sekira pukul 09.00 Wib.

Peristiwa berawal pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2017, Petugas Kepolisian dari Unit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi adanya pengiriman Narkotika Golongan I Jenis Shabu asal dari Provinsi NAD ke Provinsi Sumut dengan menggunakan mobil warna hitam jenis Land Cruiser Prado BK 1381 IM.

Selanjutnya Petugas Kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba yang dipimpin oleh Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Hilman Wijaya, SIK.MH dengan didampingi Kanit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut Kompol Dr. B. Marpaung, SH.S.Sos.M.Hum melakukan penyelidikan dan didapat adanya 1 unit mobil warna hitam jenis Land Cruiser Prado BK 1381IM melintas di daerah Besitang Kab. Langkat menuju Kodya Medan.

Dan dari itu, Selanjutnya membuntuti mobil tersebut. Selanjutnya sekira pukul 22.30 Wib, Petugas Kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut pada saat didepan Indomaret Besitang Kab. Langkat melakukan penghadangan terhadap kendaraan 1 unit mobil warna hitam jenis Land Cruiser Prado BK 1381 IM dan menangkap 3 orang tersangka.

Ketiganya ini yakni, Yossi Andrian Saputra alias Andre (23) , Baktiar (29) dan Musliadi (39). Pada saat dilakukan penangkapan tersebut disita barang bukti dari tersangka Narkotika jenis shabu seberat 1.000 Gram, 6 unit Handphone dan 1 unit Mobil Land Cruiser Prado No. Pol. : BK 1381 IM. Tersangka menerangkan bahwa narkotika jenis shabu tersebut merupakan pesanan Hasballah (belum tertangkap)

Dari hasil Interogasi terhadap tersangka tersebut selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan pengembangan dengan mencari Hasballah ke Desa Sentis Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang namun pada saat sudah tiba di lokasi yang dimaksud Handphone milik Hasballah sudah mati. Selanjutnya ketika diperjalanan tersangka Musliadi melakukan perlawanan dengan cara berupaya merampas senjata api milik Petugas Kepolisian sehingga Petugas Kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga mengakibatkan tersangka Musliadi meninggal dunia.

Selanjutnya Tersangka Yossi Andrian dan Baktiar berikut barang bukti dibawa ke mako Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut sedangkan Tersangka Musliadi yang meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Ketiga tersangka melanggar pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Ancaman Hukuman Pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00.

Identitas ketiga tersangka Yossi Andrian Saputra alias Andre (23) pria asal Aceh, pekerjaan Wiraswasta, Komplek Bumi Mas Indah Kab. Banyuasin Sumsel. Baktiar (29) pria asal Aceh pekerjaan Wiraswasta, Desa Teungoh Glumpang VII Kec. Matang Kuli Aceh Utara dan Musliadi (39) pria asal Aceh pekerjaan Wiraswasta, beralamat Jalan Tempua No. 66 D Sei Sekambing B Medan Sunggal. (Red/Akok Btk)

Tags: