Sidang Lanjutan Kasus Pencurian PN.Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli Berakhir Gaduh

Hukum & Kriminal 0
pn.lubuk-pakam-kelas-1a-cabang-labuhan-deli.

Kantor PN. Lubuk Pakam 1A Cabang Lab. Deli.

DETEKSI.co – Medan, Sidang lanjutan kasus pencurian di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas I-A cabang Labuhan Deli Jalan Asam Lorong Sekolah Kel. Martubung Kec. Medan Kota Medan di ruang sidang I, Selasa (24/7/2018) pukul 19:15 Wib, Berakhir gaduh.

Gaduhnya persidangan ketika Ketua Majelis Hakim mempertanyakan kepada Norman selaku saksi dari terdakwa, apakah mobil yang ditahan dihalaman Kejaksaan itu tidak dibutuhkan lagi, Namanya barang bukti itu kan bisa pinjam pakai, kata Majelis Hakim.

Oleh saksi terdakwa menuturkan, ” Sudah diajukan pinjam pakai oleh bos saya namun pihak kejaksaan negeri tidak mengijinkan pinjam pakai.

Karena demikian penjelasan saksi terdakwa dihadapan Hakim, Lantas saksi korban bernama Amen secara spontanitas mengatakan, “Kau Norman jelas kau bicara, diluar tadi dengan gaya premanmu dan besar kali suaramu menyalahkan aku, Kau bilang gara gara aku istrimu dan anakmu tidak makan lagi, Coba kau tidak melaporkan pasti saya tidak susah cari makan,kata Amen menirukan ucapan saksi terdakwa.

” Mumpung ada Jaksanya silahkan tanya, kau labrak aku diluar dan kau bilang tadi ada dugaan jaksa meminta uang sebesar Rp.12 juta untuk pinjam pakai mobil itu pembicaraanmu itu banyak didengar orang, Karena tidak dikasih uang maka mobil colt diesel tersebut dijadikan barbut dan ditahan,” ketus Amen dengan nada emosi. Karena demikian gaduhnya akhirnya Jaksa menanggapi dengan menuturkan Tidak ada pihak pemilik mobil mengajukan pinjam pakai dan tidak ada saya meminta uang terkait hal itu, kata Jaksa Ernawati,SH.

Akibat situasi gaduh, Akhirnya Majelis hakim meminta dengan tegas untuk hadirin tetap tenang, Tidak lama kemudian majelis hakim memerintahkan untuk dilihat langsung barang bukti mobil volt diesel BK 9213 LL warna biru putih yang mengangkut besi peranca / kapolding.

Lantas Hakim kembali bertanya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Berapa orang saksi yang diajukan, Jawab Jaksa yang dipanggil saksi dari terdakwa sebanyak 4 orang namun yang datang cuman satu orang, yang tidak hadir itu Wira (Asiong), Ega dan Ramli, Sementara kelima dari saksi korban semua hadir yakni, Amen, Martin, Heru Susanto, Suhar dan Ahi.

Diluar sidang, wartawan DETEKSI.co meminta konfirmasi kepada JPU, Berapa tuntutan jaksa kepada terdakwa, Belum bisa disimpulkan berapa banyak penuntutan karena sidang masih berlanjut. Apa penjelasan bu Jaksa terkait bantahan dari saksi korban saat diperlihatkan barang bukti dihadapan majelis hakim, barang bukti sekitar 25% yang milik Amen yang lain bukan, jawab Jaksa ” Kita gelar sidang lapangan disitu semua transparan, kata Ernawati, SH.

Masih diruang persidangan, Majelis Hakim bertanya apakah saudara saksi dari terdakwa kenal dengan Ahuat, Jawabnya kenal saat dia meminjam mobil saya BK 9213 LL warna biru putih untuk mengangkut besi Kapolding dari pasar V ke pasar IX, Benar bu Hakim tidak ada hubungan saya dengan terdakwa hanya karena menyewa truk hari itu.

Kapan kejadiannya, Saksi tidak mengingat namun hakim mengingatkan September 2017. jawab saksi benar bu Hakim Dua trip hari itu saya bawa barang besi peranca (Kapolding) dari pasar 5 ke pasar 9, Satu tripnya dibayar Rp200ribu.

Saudara tahu ikhwal tentang besi peranca, jawab saksi terdakwa tidak tahu tentang perihal besi peranca namun benar bahwa Ahuat yang menyuruh saya untuk memuat barang itu. Kemudian Majelis Hakim bertanya kepada terdakwa, apakah saudara terdakwa membantah pernyataan saksi, jawab terdakwa tidak bu hakim.

Sebelum dimulai persidangan, Majelis hakim mempertanyakan kepada JPU terkait kehadiran para saksi dari korban dan saksi dari terdakwa, Selanjutnya hakim bertanya, Apakah besi peranca sesuai bukti foto ini dan apakah benar besi yang di foto ini yang diambil oleh terdakwa. Kata para saksi korban dan saksi terdakwa benar itu besinya namun tidak benar semua bu Hakim hanya sekitar 25 persen itu milik Amin dan sebenarnya yang diambil di gudang berkisar 300 Set, Lantas hakim bertanya apakah ada tanda khusus, jawab para saksi ada tanda khusus terletak pada las dan tukang las nya ada hadir dan sebagai saksi hari ini.

Berita sebelumnya : http://deteksi.co/keterangan-5-saksi-di-pn-lubuk-pakam-cabang-labuhan-deli-memberatkan-terdakwa/ (Dofu Gaho)

Tags: