Tahun 2016, PA Rantauprapat 1203 Tangani Kasus Perceraian

Daerah 0

DETEKSI.co – Rantauprapat, Angka perceraian pada tahun 2016 di wilayah Pengadilan agama Rantauprapat yang menaungi 3 kabupaten kota mencapai 17 laporan dengan 1.376 kasus yang ditangani dikantor Pengadilan Agama (PA) Rantauprapat selama 2016, sebanyak 1.203 kasus merupakan kasus perceraian.

” Kasus perceraian di tahun 2016 ini cukup tinggi di Labuhanbatu raya” kata Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat, Drs H Mawarlis MH melalui Humas Eddi Sumardi SAg, Kamis, (19/01/2017).

Pada penjelasannya dia menyebutkan bahwa dari sebanyak 1203 kasus perceraian 873 merupakan kasus cerai gugat dan 330 kasus merupakan cerai talak (suami gugat istri) , Tingginya angka penceraian disebabkan beberapa paktor yang dominan menimbulkan perceraian yang terungkap di persidangan,” dan faktor yang paling tinggi merupakan perselisihan dan pertengkaran terus menerus, faktor ekonomi, meninggal kan salah satu pihak dengan waktu lama, Kdrt , mabuk,judi, madat dan terakhir karena dihukum penjara” akunya,

Data perceraian di pengadilan Agama,

1. Cerai gugat (istri gugat suami) 873 kasus

2. Cerai talak (suami gugat istri) 330 kasus

3. Isbat nikah (pengesahan nikah) 72 kasus

4. Dispensasi kawin (pernikahan di bawah umur) 14 kasus

5. Penguasaan anak 14 kasus

6. P3HP/Penetapan ahli waris 11 kasus

7. Harta bersama 17 kasus

8. Pengesahan anak 11 kasus

9. Kewarisan (sengketa ahli waris) 16 kasus

10. Wali adhal 4 kasus

11. Poligami 3 kasus

12. Perwalian 3 kasus

13. Pembatalan nikah 2 kasus

14. Derden verzet dan Permohonan, sita marital (pihak ketiga) 2 kasus

15. Wasiat 1 kasus

16. Ekonomi syariah 2 kasus

17. Hibah 1 kasus.

(Dian)

 

Tags: