Tak Ada Artinya Deking, Tersangka LC Dicari dan Dibawa Paksa

Hukum & Kriminal 0
    korban-penganiayaan-fidiawati-di-polsek-labuhan.Fidiawati saat di Mapolsek Medan Labuhan

DETEKSI.co – Medan, Suami ketahuan menggila dengan Wanita Idaman Lain (WIL), LC alias Rini terbakar api cemburu dan tanpa berpikir panjang langsung melabrak Fidiawati hingga badan membiru akibat pukulan, Tak terima perlakuan isteri dari Hans akhirnya korban melaporkan kasus penganiayaan ke Polsek Medan Labuhan sesuai LP No.Pol:266/IV/2016/SU.

Berdasarkan hasil konfirmasi kepada Kapolsek Medan Labuhan Kompol Yasir Ahmadi, SIK.SH.MH melalui Juru Periksa (Juper) Bripka R. Sipayung menegaskan, kasus ini tidak ada yang ditutup – tutupi, intinya kami penyidik Kepolisian sudah bekerja maksimal dengan menerbitkan surat perintah penjemputan paksa terhadap tersangka.

Pemanggilan ini terkait kasus dugaan Penganiayaan terhadap Fidiawati, kata Penyidik pembantu Polsek Medan Labuhan R Sipayung, surat membawa paksa telah diterbitkan karena yang bersangkutan tidak koorperarif buktinya sudah dua kali dilakukan pemanggilan tetapi yang bersangkutan justru memilih mangkir, artinya sesuai dengan ketentuan maka tersangka akan dicari dan membawa paksa untuk kita mengambil keterangannya.

Ketika disinggung tersangka LC ada deking salah seorang anggota dewan, R.Sipayung selaku penyidik pembantu kembali menegaskan katanya, ketika penyidik melaksanakan tugas dan kewajibannya berdasarkan KUHAP, maka penyidik tidak bisa diintervensi oleh lembaga Polri sendiri maupun para pejabat terkait,tegasnya Jumat (11/8/2017).

Tersangak LC tak punya nyali, kata Penasehat Hukum November Zebua, SH.MH, Nyalinya tak sebesar suaranya ketika berkicau di Media Sosial yang menantang para Wartawan dan Penasehat Hukum, dirinya tak lebih dari seorang pengecut, dan sekarang menantang penyidik dengan tidak mengindahkan dua kali pemanggilan dari pihak kepolisian sektor Medan Labuhan.

” Kami dari tim Kuasa Hukum Fidiwati sangat mengapresiasi kinerja Polsek Medan Labuhan yang telah menerbitkan Surat Perintah Membawa paksa tersangka, kami menilai pihak penyidik sudah bekerja secara profesional, independen dan transparan.”Ucap Nove Minggu (13/8/2017).

Pengakuan korban kepada wartawan, dirinya masih mempertimbangkan usulan dari berbagai pihak agar pria yang pelaku pemicu terjadinya penganiayaan dilaporkan ke penegak hukum.

” Bukti chatingan di Media sosial ada saya simpan. Dia Hans mengaku Duda karena saya sudah menjanda dan memang merindukan seorang pria jujur maka apa pun yang dikatakan Hans pada saat itu saya percaya karena juga memang dia bersumpah.”kata Fidia.

Ternyata dia Hans hanya modus melampiaskan nafsu bejatnya, terbukti kejadian penganiayaan yang saya alami sebanyak dua kali dari pelaku LC alias Rini di KIM III tepatnya di Pabrik Seng, Senin (17/4/2017) sekira pukul 11:20 WIB, Hans tak ada melakukan pembelaan baik perkataan apalagi empati.

” Suaminya yang menggila, Kok saya yang dianiaya. Bukan hanya LC saya seret ke penjara. Sungguh licik dan bejat Suaminya pun akan saya adukan biar mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum, ” tegas Fidia kepada wartawan. (Dofu Gaho)

Tags: