Tarif Parkir di Jalan Kol. Sugiono Medan Tak Sesuai Perda, Roda Dua Bayar Rp 5000

MeBiDangRo 0
foto-juru-parkir-dan-karcis-retribusi-parkir.

Foto Juru Parkir dan Karcis Retribusi Parkir

DETEKSI.co – Medan, Semenjak DPRD Medan menyetujui perubahan Peraturan Daerah Parkir Nomor 10 tahun 2011 tentang Pajak Parkir, Banyak Juru Parkir (Jukir) melanggar peraturan tersebut dengan menagih tarif retribusi parkir melebihi dari ketentuan peraturan daerah.

Hal ini dialami oleh Sanis Putra, kepada DETEKSI.co Rabu (28/6/2017) pukul 15:00 WIB mengungkapkan kalau dirinya kena pungli retribusi parkir sebesar Rp 5000 di jalan Kolonel Sugiono tepatnya di Restoran Loving Hut.

” Cara memintanya itu yang tak enak, dengan cara paksa, katanya uang parkir Rp 5000, karena dibentaknya lalu saya minta karcisnya mana dan saya lihat tahun karcis retribusi bukan tahun 2017 melainkan tahun 2016, dan tertulis dalam retribusi Rp 2000. saya kasih sesuai retribusi ditolaknya dan ngotot harus bayar Rp 5000, terpaksa saya membayar karena dibentaknya.” keluh Sanis.

Jangan hanya karena mengejar pencapaian target PAD Kota Medan, Lalu seenaknya saja para Jukir mengutip retribusi dengan cara – cara preman.
” Saya ini hanya Gojek bang, semakin tidak mengertilah tentang biaya pengutipan retribusi Parkir, Apakah preman lebih dominan ketimbang Dinas Perhubungan Kota Medan. padal dibeberapa media telah diberitakan wartawan bahwa zonasi parkir di Medan dibagi dua yakni zona parkir kelas I sebesar Rp 2000 dan zona parkir kelas II sebesar II Rp 1000.” ucapnya.

Dijelaskannya, ” Saat saya mendapat orderan go food untuk membeli makanan Sop buntut di Restoran Loving hutt dan sesudah membelinya saya keluar, kemudian petugas juru parkir minta uang sebesar Rp 5000, lalu saya bilang mahal kali bang, lalu kata Jukir sudah biasa disini segitu.”tutur Sanis.

Sanis berharap Dishub Kota Medan menindak tegas setiap juru parkir yang dengan sengaja meminta retribusi melebihi dari ketentuan. (Dofu Gaho)

Tags: