Pengusaha Nalombok Bantu Warga Kurang Mampu di Sidikalang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Pengusaha  Nalambok group,  Eufrat Pasaribu (pakai masker hitam) didampingi isteri dan anak menyerahkan bantuan bahan pangan,  diterima Ketua DPC PBB Dairi,  Parman S Siburian untuk didistribusikan kepada warga kurang mampu dan terdampak covid di SIdikalang, Jumat (13/8/2021). (Parulian Phsp Nainggolan)
Pengusaha  Nalambok group,  Eufrat Pasaribu (pakai masker hitam) didampingi isteri dan anak menyerahkan bantuan bahan pangan,  diterima Ketua DPC PBB Dairi,  Parman S Siburian untuk didistribusikan kepada warga kurang mampu dan terdampak covid di SIdikalang, Jumat (13/8/2021). (Parulian Phsp Nainggolan)

DETEKSI.co-Dairi, Keluarga Eufrat Pasaribu yang dikenal  sebagai pengusaha Nalombok Group (Apotek Nalambok, Nalambok Mart dan Hotel Mutiara) kembali berdonasi untuk meringankan beban warga Sidikalang yang  kurang mampu dan terdampak covid-19.

Bantuan berupa paket bahan pangan, diserahkan kepada DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Dairi untuk  selanjutnya didistribusikan kepada warga, Jumat (13/8/2021) di pelataran Mutiara Hotel.

Donasi berjumlah 333 paket,  yang masing-masing paket berisi, Beras, minyak goreng, gula dan telur.

Eufrat didampingi istri boru Tumeang bersama putra-putri menyebut, berdonasi  didasari panggilan hati untuk berbagi dan meringankan beban sesama terutama menghadapi wabah pandemi covid.

“Keluarga bersepakat,  sebahagian dari berkat yang diterima dari Tuhan, dibagikan untuk membantu sesama”, sebut Eufrat yang  dalam struktur DPC PBB duduk diposisi Penasehat.

Pengusaha ini menyebut, pekan lalu, donasi serupa  diserahkan kepada warga Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang melalui Kepala Desa, Pander Sitepu. Dan diawal wabah virus corona tahun 2020, donasi berupa uang tunai disalurkan langsung kepada warga .

Ketua DPC PBB Kabupaten Dairi Parman S Siburian menyebut, sasaran penerima bantuan adalah warga berstatus lansia, penyandang disabilitas, anak yatim – piatu, dan warga tidak mampu yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Ditegaskan, Pengurus dan anggota PBB berperan sebagai penyalur  dan tidak diperkenankan menjadi penerima bantuan.

“Semoga usaha ‘Nalambok Group’ semakin terberkati dan terus berkembang” sebut Siburian. Dia juga berharap, pengusaha lainnya membuka hati meringankan beban sesama. (NGL)