Heboh Ayah dan Abang Kandung Tewas Dibunuh Pelaku Saudara Sendiri

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Medan, Warga Jalan Wakaf Gang Pribadi Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat mendadak heboh lantaran ditemukan dua orang yang diketahui adalah bapak dan anak kandung tewas dengan luka tikaman di kedua tubuh korban, Sabtu (28/8/2021) sekitar pukul 19.05 WIB. Kedua korban bernama Sugeng (50) ditemukan di samping rumah dalam kondisi sudah tewas.

Dan seorang lagi bernama Riski Sarbaini (21) ditemukan tewas di dalam kamar diatas tempat tidur. Mirisnya pelaku pembunuhan tersebut adalah anak kedua korban bernama Muhammad Arsyad Kertonawi, belum diketahui apa motif pembunuhan tersebut dan polisi kini masih mendalaminya, sementara pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.

PLT Kapolsek Medan Barat  AKP Tina mengatakan kedua korban adalah bapak dan anak kandung, keduanya ditemukan tewas dengan keadaan tubuh memiliki luka tikaman.

“Korbannya adalah bapak dan Anak, untuk anak nya ditemukan tewas diatas tempat tidur sementara bapaknya ditemukan disamping rumah,” katanya.

Sementara pelaku lanjut Tina menjelaskan sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Medan Barat. Diketahui pelaku adalah anak kandung dan adik kandung dari para korban.

“Pelaku sudah diamankan, belum jelas persoalan nya apa, yang jelas sudah terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya sendiri, barang bukti yang diamankan adalah pisau yang digunakan pelaku dan untuk lebih jelasnya nanti pada saat pers rilis,” ungkapnya.

Di lokasi terlihat korban bernama Sugeng mengalami luka di bagian perut satu lobang kena tikam, di bagian dada sebelah kiri atas terdapat luka tikam, di bagian perut diatas pinggang terdapat 3 luka tikam, di bagian tangan sebelah kiri terdapat luka tikam, di bagian punggung sebelah kiri ada 1 luka tikam dan terakhir di bagian kaki sebelah kiri ada 1 luka tikaman.

Sementara korban kedua bernama Riski Sarbaini mengalami luka di bagian dagu sebelah kanan luka robek dan bagian perut dan dada ada 15 luka tikam. Kini korban telah dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Visum. (TS)