Konferensi Pers Ketua DPRD Sergai mendapat Kritik Tokoh Masyarakat

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Sergai, Konfrensi Pers yang dilakukan Ketua DPRD Sergai untuk mengklarifikasi munculnya berita Mosi tak percaya kepada Ketua DPRD Serdang Bedagai, ternyata mendapat kritik dari tokoh masyarakat Serdang Bedagai.

Kritikan itu muncul dari salah seorang tokoh masyarakat Serdang Bedagai, H.Bahrum Abas, yang juga menjabat sebagai Ketua Exponen 66 Kabupaten Serdang Bedagai, ketika awak Media  berkunjung ditempat kediamannya di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (24/06/2021).

H.Bahrum Abas mengatakan bahwa seharusnya Ketua DPRD Serdang Bedagai tidak perlu membahas tentang Mobil Dinas Bupati Serdang Bedagai, karena menurut pandangannya Bupati Serdang Bedagai sudah menunjukkan kesederhanaannya dan memang pantas menjadi contoh.

“Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, sudah menunjukkan kesederhanaannya, mobil dinasnya merknya Fortuner sama dengan mobil dinas Wakil Bupati, yaitu sama sama merk Fortuner juga. Nah, ini bentuk kesederhanaan yang patut di contoh oleh Bupati Bupati lain di Indonesia”, ungkap Bahrum Abbas.

Begitu juga tentang  peryataan ketua DPRD Serdang Bedagai,  pada saat Konfrensi Pers tersebut ada mengatakan, meminta agar Bupati Serdang Bedagai H.Darma Wijaya untuk memanggil 28 Anggota DPRD yang melakukan mosi tidak percaya untuk memberikan klarifikasi kepada Bupati, menurut Bahrum Abas hal ini  juga terkesan sangat lucu.

H.Bahrum Abas yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wiratama Republik Indonesia ( PWRI ) Kabupaten Serdang Bedagai itu,  mengatakan, tidak mungkin Bupati Serdang Bedagai memanggil 28 anggota DPRD Sergai tersebut, karena mereka yang 28 anggota DPRD tersebut bukan bawahan Bupati.

“Bupati Serdang Bedagai dalam hal ini tidak mungkin memanggil 28 Anggota DPRD yang membuat mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD untuk melakukan klarifikasi, sebab mereka itu bukan bawahannya, jadi agak lucu juga, kan ada Badan Kehormatan Dewan (BKD)”, Ungkap Bahrum Abas lagi. (Budi)

Sumber: Rekan Tim Citranews Indonesia.