Nawal Lubis Ajak Kader PKK Se-Sumut Jadi Benteng Pencegahan Narkoba dalam Keluarga

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co-Medan, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengajak seluruh kader TP PKK menjadi benteng dalam keluarga dan masyarakat, untuk berpartisipasi memerangi dan mencegah meluasnya peredaran narkoba.

Hal ini disampaikan Nawal Lubis saat membuka Pelatihan Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Ballroom Hotel Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, Kamis (8/12). Menurutnya, kewajiban dalam memberantas narkoba tidak hanya terletak di tangan pemerintah, tetapi semua pihak, termasuk PKK dan masyarakat.

“PKK hadir hingga tingkat desa, dan kita punya Dasawisma. Saya optimis godaan terhadap narkoba bisa teratasi,” ujar Nawal Lubis.

Turut hadir, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumut Manna Wasalwa Lubis, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Suherman. Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se – Sumut dan para relawan anti narkoba.

Nawal mengaku prihatin terkait tingginya tingkat angka penyalahgunaan narkoba di Sumut. Untuk itu, menurutnya, peran ibu dalam keluarga sangat strategis. Salah satunya sebagai agen kontrol dan pondasi individu bagi keluarga.

“Keluarga memegang peranan penting, pendidikan karakter, pendidikan agama sangat dibutuhkan untuk menjaga anggota keluarga tidak terlibat dari penyalahan narkoba,” ujarnya.

Para peserta pelatihan juga diminta untuk serius, jangan anggap remeh, pastikan ilmu yang dapatkan bisa diterapkan mulai dari desa hingga kecamatan. Sehingga kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial belaka, tetapi bisa bermanfaat untuk orang lain.

“Pastikan pelatihan ini menambah pemahaman Bapak/Ibu untuk menjaga generasi muda Indonesia, khususnya Sumut agar tak terjerumus dalam perilaku yang tidak terpuji, yakni penyalahgunaan Narkoba,” ujar Nawal.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ardan Noor dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini salah satu upaya Pemprov Sumut mencegah peredaran penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan kader-kader TP PKK Kabupaten/ Kota se-Sumut. Karena kehadiran PKK di tingkat desa dan kelurahan bisa membantu pemerintah menciptakan desa/kelurahan Bersinar (Desa Bersih Narkoba)

“Sumut saat ini ada 300 desa masuk zona merah, saya berharap program desa Bersinar ini bisa berjalan dengan bantuan kader-kader PKK,” harapnya.

Selain itu, Ardan berharap, dengan pelatihan ini bisa meningkatnya keluarga yang paham akan cara membentengi anggota keluarganya untuk terhindar dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Saya berharap kegiatan ini menjadi motivasi Kader PKK untuk menjadi komunikator dan informan dalam melindungi generasi muda bebas narkoba” harapnya.

Pelatihan yang bertemakan ‘Perang Lawan Narkoba (War On Drugs) di Era Covid-19, Menuju Sumut Bermartabat’ ini menghadirkan dua narasumber yakni, Direktur Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumatera Utara (PIMANSU) Zulkarnain Nasution dan Akademisi Fisikologi Universitas Sumatera Utara (USU) Irmawati.(Irwan)