Deteksi

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Samosir 5,56%

DETEKSI.co – Samosir, Bupati Samosir diwakili Sekdakab Jabiat Sagala, membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (10/6/2021).

Rakoor ini merupakan evaluasi TPID dan TPAKD untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, kata Kabag Ekon dan SDA Setdakab Samosir, Sahat Sirait dalam laporannya.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dalam sambutannya yang dibacakan Jabiat Sagala menyampaikan terima kasih kepada para narasumber Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera Bagian Utara Nurhafif, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Aswin Kosotali dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu Dr Naslindo Sirait. Melalui arahan dan bimbingan, lanjut Vandiko, para peserta rakoor mendapat pemahaman utuh terkait upaya Pemulihan Ekonomi Nasional selama pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Sekdakab Samosir Jabiat Sagala menyampaikan pandemi Covid-19 telah mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, tidak terkecuali Kabupaten Samosir.

Jabiat memaparkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,02%, Provinsi Sumatera Utara 5,22%, dan Kabupaten Samosir 5,56%. Namun untuk tahun 2020, lanjut Jabiat, pertumbuhan tersebut mengalami penurunan, dimana pertumbuhan ekonomi nasional menjadi minus 2,07%, Provinsi Sumatera Utara minus 1,07% dan Kabupaten Samosir minus 0,59%.

Untuk percepatan PEN, TPID dan TPAKD Kabupaten Samosir telah melakukan langkah-langkah strategis yang mencakup: (1) fasilitasi restrukturisasi kredit UMKM pada lembaga-lembaga perbankan; (2) refocusing anggaran, dan (3) pemberian bantuan bidang ketahanan pangan, bidang pariwisata, bidang pertanian, bidang tenaga kerja dan koperasi.

Sedangkan untuk program pengendalian inflasi daerah, Pemkab Samosir telah melakukan beberapa langkah-langkah yaitu pengawasan distribusi pangan dan memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau.

Dalam hal percepatan akses keuangan daerah, Pemkab Samosir diharapkan dapat merumuskan program kerja tahun 2021 yang sejalan dengan road map (peta jalan) TPAKD serta melakukan koordinasi dan sharing informasi mengenai kebijakan pengembangan akses keuangan daerah dengan instansi terkait yaitu Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Pemerintah atasan.

Bupati Samosir dalam akhir sambutannya berharap melalui rakoor ini TPID dan TPAKD baik dari unsur Pemda, lembaga jasa keuangan, akademisi dan pihak terkait senantiasa meningkatkan koordinasi dan sinergitas untuk memperluas akses jasa keuangan dengan sebaik-baiknya dalam rangka pembangunan ekonomi daerah khususnya dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, untuk mewujudkan visi Kabupaten Samosir yakni, “Terwujudnya Masyarakat Samosir Yang Sejahtera, dan Bermartabat Secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan.”

Saul Situmorang, Asisten II Setdakab Samosir bertindak sebagai moderator dalam sesi interaktif yang dihadiri para asisten Setdakab, staf ahli, OPD terkait, Pimpinan BNI Cabang Balige, Pimpinan BRI Cabang Balige, Pimpinan Bank Mandiri Cabang P.Siantar, Pimpinan Bank Sumut Pangururan, Kepala Unit BNI Pangururan, Kepala Unit BRI Pangururan, Kepala Unit Bank Mandiri Pangururan. (en)

Efendy Naibaho

Read Previous

Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme yang Resahkan Masyarakat

Read Next

Baiksyah: PT Kencana Hijau Jangan Terlalu Ambisi Terkait Getah Vinus Gayo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *