Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Bersama Pelajar Tanam Semangka di Lingkungan SMK Negeri 2 Belu

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

JAMBI, TOPKOTA.com – Dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingya ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ bersama siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Belu melakukan penanaman semangka serta pemanenan sayur-sayuran bersama di lingkungan sekolah yang terletak di Dusun Halimuti Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.
“Kegiatan ini merupakan hasil tali silaturahmi yang erat selama ini, sehingga personel kami yang berada di Pos Silawan sepakat secara bersama-sama pihak SMK N 2 Belu untuk melakukan penanaman bibit semangka dan pemanenan sayur-sayuran secara bersama-sama,” ungkap Letkol Inf Ikhsanudin SSos MM selaku Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Atambua, Kab. Belu NTT, Kamis (27/2).
Dansatgas Letkol Ikhsanudin merasa sangat senang sekali, karena pihak SMK N 2 Belu telah berupaya untuk menciptakan Green House guna menyalurkan bakat serta ide dan kreatifitas siswa-siswinya melalui kegiatan yang positif.
“Selain menyalurkan bakat, ide dan kreatifitas siswa-siswi dengan kegiatan positif, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam memanfaatkan lahan kosong sehingga memiliki nilai ekonomis bagi pihak SMK N 2 Belu, syukur-syukur bila hasilnya dapat diperjual-belikan sehingga uang yang terkumpul dapat digunakan untuk keperluan lainnya,” ucapnya.
Kegiatan di Green House SMK N 2 Belu bersama personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ mengambarkan bukti kedekatan TNI kepada masyarakat yang berada di sekeliling di daerah penugasan. “Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, kami berharap dapat lebih mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini, sehingga dapat memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste,” harap Letkol Inf Ikhsanudin.
Beliau juga berharap kepada personel yang berada di pos-pos sepanjang garis perbatasan, agar keberadaan mereka di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi, memberikan manfaat serta pengaruh positif bagi warga yang ada di perbatasan Indonesia – Timor Leste.
Sementara itu, Wilda (35) selaku guru pembimbing di SMK N 2 Belu menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Pos Silawan atas bantuan pertolongan yang telah diberikan kepada sekolah dalam kegiatan bercocok tanam tersebut.
“Terima kasih banyak Pak Malay (dalam bahasa Tetun berarti Tentara), telah memberikan ilmu pengetahuannya di bidang bercocok tanam serta bersama-sama memanen sayur kangkung dan menanam bibit semangka bersama, ini adalah suatu kegitan yang sangat positif bagi anak-anak di Desa Silawan agar dapat mengembangkannya di wilayah ini,” ungkap Ibu Wilda.
Terpisah, Letda Inf Muh. Zandra selaku Danpos Silawan menyampaikan tanggapannya atas kegiatan memanen sayur-sayuran dan bercocok tanam bersama siswa-siswi SMK N 2 Belu. “Kami berharap tidak hanya dilakukan oleh siswa-siswi di lingkungan sekolah saja, tetapi dapat diterapkan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” tandas Letda Inf Muh. Zandra. (Rudi)