Minggu, 25 September 2022

Tutup Festival Nasyid, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Lestarikan Seni Budaya Islami

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

ASAHAN, TOPKOTA.com – Pemkab Asahan akan terus melakukan upaya untuk membangkitkan kembali nilai-nilai religius dalam bingkai seni dan budaya Islami seperti Nasyid. Sebab era komputerisasi dan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat saat ini, penyebab kemungkinan terjadinya kemerosotan moral yang dapat menggiring generasi muda menjadi “kaya dengan teknologi namun miskin rohani”.
Pelaksanaan Festival Nasyid Tingkat Kab. Asahan resmi ditutup Bupati Asahan, Jumat (28/2). Kehadiran Bupati dan Forkopimda Asahan, Para Asisten, OPD, Ketua TP PKK Kab. Asahan, Camat se-Kab. Asahan, Ketua Imtaq, Kakan Kemenag, serta ribuan masyarakat di Lapangan Bola Kaki Pondok Suka Jadi Afd. II PT Padasa Enam Utama Kec. Teluk Dalam turut menambah makna penutupan kegiatan yang diikuti oleh kafilah dari 25 Kecamatan se-Kab. Asahan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi kesuksesan penyelenggaraan Festival Nasyid Tingkat Kab. Asahan tahun 2020,” demikian disampaikan Bupati Asahan mengawali sambutannya.

Dirinya juga berharap, agar kegiatan yang merupakan sarana mengimbangi budaya asing dan wahana melestarikan kesenian islami ini tidak boleh berhenti sampai disini. “Akan sangat sia-sia bila kegiatan festival nasyid ini tidak meninggalkan bekas dan pengaruh bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Untuk itu, beliau meminta dukungan dari seluruh pihak agar kegiatan tersebut membekas dan memberi pengaruh positif bagi masyarakat khususnya dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif modernisasi. Lebih lanjut, Bupati Asahan beri ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil mengukir prestasi dalam pelaksanaan Festival Nasyid kali ini.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan keputusan Dewan Juri Festival Nasyid Tingkat Kab. Asahan oleh Ketua Dewan Juri  H Humaidy Syamsuri Pane dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang oleh Bupati Asahan beserta undangan.
Keputusan Dewan Juri menghasilkan ketetapan untuk kategori putri , Juara I diraih Grup Nasyid putri di raih oleh Kec. Pulo Bandring, Juara II Grup Nasyid putri Kec. Tanjung Balai dan Juara III Grup Nasyid putri Kec. Kota Kisaran Barat.
Untuk Juara Harapan I diraih Grup Nasyid putri Kec. Sei Kepayang Barat,Juara Harapan II Grup Nasyid putri Kec. Kota Kisaran Timur dan Juara Harapan III Grup Nasyid putri  Kec. Sei Kepayang. Selanjutnya kategori putra Putra, Juara I diraih Grup Nasyid Kec. Tanjung Balai, Juara II diraih Grup Nasyid Kec. Sei Kepayang Barat, dan Juara III diraih Grup Nasyid Kec. Tinggi Raja. Harapan I diraih Grup Nasyid Kec. Sei Kepayang, Harapan II diraih Grup Nasyid Kec. Kota Kisaran Timur, dan Harapan III diraih Grup Nasyid Kec. Buntu Pane.
Sedangkan kategori Instrumen terbaik Putri Kec. Pulo Bandring, dan Instrumen terbaik Putra Kec. Tanjung Balai, untuk busana terbaik Putri di raih Kec. Kota Kisaran Barat, dan busana terbaik Putra Kec. Sei Kepayang, kategori vokalis terbaik Putri Kec. Pulo Bandring dan vokalis terbaik Putra Kec. Sei Kepayang Barat.
Kategori Defile Pawai Ta’ruf Nasyid, juara I Kec. P. Bandring, juara II Kec. Tinggi Raja, juara II Kec.I Teluk Dalam dan juara Harapan I Kec. Rawang Panca Arga, juara Harapan II Kec. Rahuning, juara Harapan III Kec. Kota Kisaran Barat. (Dad)