Technologi ALFIMER Solusi Pencipta Kota Medan Bersih

DETEKSI.co – Medan, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, M Husni menjelaskan pengelolaan sampah bio teknologi atau landfill mining merupakan sebuah konsep penanggulangan sampah secara langsung dari sumbernya.

Disadari atau tidak, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Medan yang aktif hanya satu, yakni TPA Terjun dan itupun hanya 4 ha. Artinya jika tidak dilakukan upaya pemprosesan, sampah di TPA Terjun maka dikhawatirkan dua sampai empat tahun lagi kawasan ini tidak akan mampu menampung sampah.

“Sambil menunggu TPA regional, kita melakukan upaya pemprosesan dan pengolahan sampah di TPA Terjun. Pengolahan sampah yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Advanced Landfill Mining With Material & Energy Recovery (ALFIMER). Teknologi ini dipilih karena telah menggunakan sistem Bio Teknologi untuk penanggulangan dan pengubahan sampah baru dengan biaya murah, ramah lingkungan, teknik sederhana dan sistem permesinan yang sangat terjangkau,” jelas Husni saat me-launching program dimaksud, Sabtu (3/7) sore.

Lebih lanjut Husni menambahkan, pengolahan sampah dengan menggunakan sistem Bio Teknologi ini mampu mengurangi lebih dari 50 persen volume sampah yang diolah dalam 7-14 hari. Hal itu sangat signifikan, karena area lahan TPA Terjun yang padat saat ini dapat dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lebih lama dan hampir tanpa batas. Di samping itu juga solusi hijau, ramah lingkungan dan akan membantu mengingkatkan perlindungan lingkungan.

“ Proses pengolahan sampah menjadi pupuk dengan menggunakan sistem bio teknologi memakan waktu 7 sampai 8 hari. Dengan menggunakan sistem Bio Teknologi ini, sudah dihasilkan 14 ton pupuk. Sebab, dari 2 ton sampah akan menghasilkan 1.000 ton pupuk. Sistem Bio Teknologi merupakan yang paling efisien dari pengolahan sampah,” pungkasnya.

Proyek ini juga merupakan hasil kerja sama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan dengan Mitra Biosis Ekoteknik (MBE) selaku pemegang teknologi, PKPS serta Universitas Sumatera Utara (USU) yang diharapkan dapat membantu membuat studi kelayakan dan naskah akademik.

Selanjutnya dalam pilot projects penanggulangan dan penanganan sampah domestik di TPA Terjun, Wali Kota Medan yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu menyerahkan pupuk untuk pertanian bagi kabupaten/ kota di antaranya Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Karo. (sby)