Antusias Warga Medan Mengikuti Vaksin di Polonia masih Tinggi

DETEKSI.co – Medan, Vaksinasi Covid-19 massal yang digelar Kementerian BUMN bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang digelar di Eks Bandara Polonia Medan diikuti ribuan masyarakat.

Sejak sentra vaksinasi bersama BUMN ini dibuka pada Sabtu, 26 Juni 2021 lalu, setiap harinya jumlah warga yang mengikuti vaksinasi mencapai ribuan orang dan di batasi dengan target capaian berkisar 3000 orang perharinya.

Sebelumnya Wali Kota Medan, Bobby Nasution, bersama Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, didampingi Plt Kadis Kesehatan Kota Medan, Syamsul Nasution, dan Danlanud Soewondo, Pnb JH Ginting, meninjau langsung sentra vaksinasi massal tersebut.

Bobby Nasution sempat berbincang dengan para penerima vaksin Covid-19 yang mengaku senang dengan adanya vaksinasi massal tersebut. Selanjutnya Bobby mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN yang telah membantu Pemko Medan untuk memfasilitasi vaksinasi massal.

“Namun nyatanya antusias warga yang datang setiap harinya cukup tinggi.” kata Bobby, Kamis, 1 Juli 2021 lalu.

Bobby mengajak seluruh masyarakat Kota Medan bersama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19. Dengan suksesnya vaksinasi di Kota Medan, diharapkan memicu pertumbuhan perekonomian.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Medan, mari bersama-sama untuk menyehatkan Kota Medan, bukan hanya dari sisi kesehatan tubuh saja, tetapi juga kesehatan ekonomi,” pungkasnya.

Sementara menurut hasil pantauan awak media pada hari ini, Selasa (6/7/2021) antusias warga yang ingin mengikuti vaksin masih terbilang cukup tinggi. Hal ini ditandai masih padatnya warga yang rela antri bahkan dari pukul 08’00 WIB untuk mendapatkan giliran vaksin.

Bahkan Aprianto Hendra Siahaan (29) warga Medan Timur rela libur kerja guna mendaftar dan mengantri untuk mendapatkan vaksin covid-19.

” saya bela belain libur kerja untuk mengikuti vaksin masal ini, namun sedikit kecewa karena rupanya mendaftar via online dulu melalui app halodoc.” ungkap aprianto.

Aprianto mengatakan, sebetulnya disosialisasikan dulu soal pendaftaranya, sehingga bagi mereka yang berkerja bisa daftar via halodoc online sesuai jadwalnya.

” soal pendaftaran via app halodoc baru saya ketahui sekarang, kalau saya tau terlebih dahulu kan enak, semalam saya daftar dari rumah, sekarang tinggal di vaksin dan tidak berkerumun seperti ini, yang tentu saja sangat riskan terhadap klaster baru.” pungkasnya. (sby)