DETEKSI.co – Dairi, Uang makan vaksinator Covid-19 dan belanja alat tulis kantor untuk Puskesmas tahun 2021 belum sepenuhnya dibayar. Hal itu dikeluhkan petugas Puskesmas.
Sumber menandaskan sejumlah Puskesmas memiliki tunggakan hutang ke pengusaha rumah makan dan pengusaha alat tulis kantor untuk pelaksanaan vaksinasi pengendalian pandemi covid pada kegiatan tahun 2021 lalu.
“Masya anggaran 2021 sudah lewat tetapi uangnya belum cair, ” ujar seorang ASN.
Petugas dituntut melakukan pelayanan maksimal kepada masyarakat, tetapi urusan keuangan tak lancar.
Sekretaris Dinas Kesehatah Kabupaten Dairi, Frisda Turnip, melalui sambungan telepon, Rabu (19/1/2022) membenarkan problema itu. Menurutnya, masalah tersebut diakibatkan biaya yang dialokasikan pada refocussing tidak sesuai dengan kebutuhan.
“Anggaran bersumber dari refocussing. Dana refocussing direfocussing lagi” terang Frisda.
Diutarakan, dana yang belum terbayar mencapai 50 persen, namun jumlah pasti tidak diketahui persis.
Menurut Frisda, substansi tersebut sedang dibahas bersama Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD). Direncanakan, tunggakan itu akan ditampung di Perubahan APBD 2022. (NGL)