DETEKSI.co – Dairi, Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Dairi memberikan pendampingan kepada Rani (nama samaran-red), perempuan berusia 4 tahun yang menjadi korban kekerasan diduga dilakukan pacar ayahnya.
Pendampingan dan bimbingan konseling diberikan kepada Rani diberikan selama proses perawatan di RSUD Sidikalang.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Pemkab Dairi, Iswan Togatorop meneruskan pernyataan Kepala Dinas P3AP2KB, dr Nitawati Sitohang menyebut, kebutuhan pokok Rina turut disuplai setelah beberapa hari pendampingan dari pihak keluarga nihil.
Dinas P3AP2KB menerima informasi dari pihak RSUD Sidikalang seputar kondisi dan dugaan tindak kekerasan yang dialami Rina.
Disebutkan, Korban mengalami trauma sehingga awalnya tidak bersedia diajak komunikasi.
Direncanakan, selepas perawatan medis, korban direncanakan untuk ditempatkan di ‘rumah aman’ milik Pemkab Dairi.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi Sumatera Utara menjadi korban kekerasan diduga dilakukan perempuan berinisial SM (35) yang merupakan pacar dari sang ayah.
Akibat kekerasan yang dialami, korban harus menjalani perawatan intesif di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Sidikalang, Sabtu (5/2/2022) malam.
Rani mengalami lemban disekujur tubuh, terdapat bekas luka yang belum sembuh pada bagian kaki, tangan hingga bibir. Dibagian kening kelihatan membiru, sementara pada bagian kepala harus dijahit akibat luka.
Mirisnya lagi, terdapat luka mirip luka bakar pada organ vital bocah. “Luka pada bagian kelamin mirip bekas disulut rokok” kata sumber di RSUD Sidikalang. SM, terduga pelaku merupakan pacar dari ayah korban telah diamankan.
Ayah korban berinisial RS disebut kurang harmonis dengan istri sahnya. Dia kemudian menjalin hubungan dengan SM yang juga tidak harmonis dengan suaminya.
Ayah korban berinisial RS bekerja sebagai nelayan di laut di Kabupaten Tapanuli Tengah. Rani dititip untuk diasuh SM.
Kepada Polisi, SM mengaku melakukan kekerasan karena geram dan jengkel kepada Rani yang menurutnya nakal.(NGL)