DETEKSI.co – Medan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B kembali mengecek kondisi 5 (lima) orang anak stunting yang ditanganinya.
Lebih dari setahun menjadi bapak asuh untuk 5 orang anak penderita kurang gizi bukanlah hal yang mudah bagi Wong. Sudah pasti dibutuhkan kesabaran dan perhatian khusus untuk memantau tumbuh kembang anak tersebut.
“Kemarin hari Minggu (16/4/2023) saya baru saja diberikan kepercayaan sebagai ketua Permabudhi Sumut dan sekarang masih di momen Ramadhan, saya tetap mengecek kondisi anak stunting yang ada dalam pantauan saya,” kata Wong, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan.
Kepada awak media, Wong Chun Sen menyebutkan setiap bulannya ia mengunjungi anak stunting di tiga kecamatan yang ada di Kota Medan, yaitu Kecamatan Medan Tembung Medan Perjuangan dan Medan Timur. Namun, karena kepadatan rutinitasnya di bulan April 2023 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, ia pun baru dapat menjenguk dan mengecek langsung pada hari ini, Rabu (19/4/2023).
Kunjungan pertama, Wong mengecek kondisi Jehan Arissa Pakpahan (3 tahun), anak stunting yang tinggal di Jalan Mustafa Gg. VII No.18, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.
“Saat tiba di rumahnya, anak yang akan dilihat tidak ada di rumah, menurut pengakuan ayahnya (Sandi Zurahmad Pakpahan), Jehan Arissa Pakpahan sedang sakit dan dirawat di RS Royal Prima Medan. Jadi susu (Pediasure) dan vitaminnya (Curcuma Plus) dititipkan ke ayahnya dan ini kunjungan kita yang kedua kalinya,” ujar Wong.
Tak menunggu waktu lama, Wong yang juga menjabat sebagai Ketua Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Sumut ini pun melanjutkan perjalanan ke lokasi selanjutnya untuk melihat Rafi Era Dhesvan Situmeang (3 tahun) yang tinggal di Jalan Rakyat Gg. Balam, Kelurahan Tegal. Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.
“Ini adalah kunjungan yang ketiga, anaknya sedang tidur dan orangtuanya sedang bekerja. Jadi Rafi Era Dhesvan ini dititipkan ke tetangganya, dan seperti biasa sudah kita berikan susu Pediasure dan vitamin Curcuma Plus untuknya,” jelasnya.
Berlanjut ke Kecamatan Medan Tembung, ada Alfiah (4 tahun) yang tinggal bersama neneknya di Jalan Pertiwi Gang Bersama, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan untuk kunjungan yang ke-16.
“Untuk kondisi Alfiah, dia sudah bisa duduk dan berlatih berjalan. Artinya ini sudah ada perkembangan tapi sedikit melambat. Kita harapkan, keluarga yang merawat agar dapat menjaga kesehatannya. Kalau untuk Alfiah, susunya khusus diberikan S26 Procal Gold dan vitamin yang sama, Curcuma Plus,” terangnya.
Tak jauh dari kediaman Alfiah, Wong pun segera meninggalkan lokasi untuk menyambangi Tuk Maida Br Dalimunthe (4 tahun) yang tinggal bersama orangtuanya di Gang Sembada, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dengan membawa susu Pediasure dan vitamin Curcuma Plus.
“Saat kita datang menjenguknya, Tuk Maida yang sedang bermain di rumah tetangganya langsung berlari masuk ke rumahnya. Saya lihat kondisinya sudah sembuh total ya, sudah 1 tahun 4 bulan (16 bulan). Kita berikan bantuan gizi, sudah bisa berlari-lari dan tentunya ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Saat diberikan susu dan vitamin, Tuk Maida sudah bisa menerima yang diberikan hingga bisa bicara sambil mengucapkan terimakasi,” ungkap Wong.
Lebih lanjut, pada kunjungan ke-9 ke rumah Adriel Delano Siagian (4 tahun) Jl. Gurilla Gg.Canggak Merah No. 2, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. “Kondisi Adriel juga sudah banyak perubahan setelah diberikan susu dan vitamin,” bilangnya
Untuk semua orangtua yang merawat anak stunting, Wong berpesan agar tetap menjaga dan merawat kebersihan anak-anaknya. “Saya sempat mengingatkan orangtua mereka, harus tetap menjaga kebersihan anak-anaknya, karena kalau kebersihan tetap dijaga, sudah pasti kondisi anak yang menderita kurang gizi pasti cepat membaik,” pungkasnya.
Selain memberikan susu dan vitamin, Wong Chun Sen juga memberikan paket sembako (beras, gula, minyak) dan snack. (Van)