Gelar Operasi Zebra 2022, Polda Kepri Terjunkan 738 Personel

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Batam, Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi-2022 bertempat di lapangan upacara Polda Kepri, Senin (3/10/2022).

Irjen Aris mengatakan, pelaksanaan operasi Zebra Seligi 2022 ini guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas di wilayah hukum Polda Kepri.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa operasi Zebra Seligi 2022 tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana saat ini pihaknya akan lebih banyak menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 14 hari yaitu mulai 3 Oktober 2022 sampai 16 Oktober 2022. Jumlah personel yang terlibat pada Operasi Zebra Seligi-2022 ini meliputi personel Polda Kepri dan Polres jajaran sebanyak 738 personel,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Senin (3/10/2022).

Irjen Aris juga menegaskan kepada setiap personel untuk terus meningkatkan keamanan di lapangan, utamakan tindakan preventif serta berikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memberikan kepercayaan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas.

“Semoga melalui operasi ini, akan bisa menjawab segala permasalahan-permasalahan kelalulintasan guna mengurangi potensi-potensi yang akan mengakibatkan terhambatnya kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat kita. Hindari tindakan-tindakan yang tidak terhormat seperti pungli dan beberapa hal lainnya, saya mengharapkan tidak ada hal seperti itu terjadi karena dapat merusak kehormatan kita semuanya, jalin komunikasi yang baik kepada semua pihak yg terlibat dalam operasi zebra,” tegasnya.

Diwaktu yang sama, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto mengatakan, sasaran prioritas pada operasi Zebra Seligi 2022 ini yaitu pengemudi atau kendaraan bermotor yang tidak memakai helm ataupun yang tidak memakai safety belt.

Selain itu, pihaknya juga membidik para pengemudi yang masih dibawah umur, membawa penumpang lebih dari satu saat menggunakan kenderaan bermotor, pengemudi yang melawan arus, pengemudi yang berkendara dalam keadaan mabuk ataupun dalam pengaruh alkohol.

“Operasi Zebra Seligi-2022 dilakukan bertujuan supaya angka pelanggaran lalu lintas ataupun jumlah kecelakaan lalu lintas serta fatalitas kecelakaan lalu lintas dapat menurun. Selanjutnya, operasi Zebra Seligi 2022 ini juga bertujuan supaya adanya peningkatan masyarakat untuk tertib dan disiplin dalam berlalu lintas,” kata Kombes Pol Tri Yulianto.

Ia berharap dengan adanya operasi ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di Kepri untuk menaati aturan yang berlaku di lalu lintas.

“Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas, karena kecelakaan lalu lintas itu diawali dari pelanggaran yang dilakukan,” ujarnya. (Hendra S)