GP Ansor Dampingi Masyarakat RDP Dengan DPR D Langkat Terkait Banjir

DETEKSI.co-Langkat, Komisi D DPRD Langkat secara khusus mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan penanganan banjir di Desa Paya perupuk kecamatan tanjung pura (11/05/2023), hal tersebut dilakukan karena adanya surat permohonan RDP, PC GP Ansor Langkat yang mendampingi warga atas keluhan warga desa paya perupuk terkait banjir yang dialami warga disana.
RDP tersebut dipimpin oleh ketua komisi D DPRD Langkat Johan Bangun yang didampingi anggota komisi D Arifuddin dari fraksi PKB, Hotland Sitompul dari fraksi PDI, Agus Salim dari fraksi Gerindra dan dihadiri pihak PT.Bahruny,PT.leong Ayam 1 Perimadona, dinas pertanian, dinas BPBD Langkat, Camat Tanjung Pura,  Kades Paya perupuk serta tokoh masyarakat.
PC GP Ansor Langkat yang mengutus Gusri Hanafi selaku kasat korcab banser langkat  yang juga merupakan kader yang berasal dari kawasan terdampak akibat banjir tersebut meminta kepada pihak perusahaan untuk memperhatikan secara serius permasalahan lingkungan, utamanya terkait lingkupan lahan yang berdampak pada banjir.
Meminta pihak perusahaan terkait untuk membantu serta segera melaksanakan normalisasi saluran air sesuai dengan RKAB demi terjalin hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat,agar tidak mengakibatkan dampak lingkungan bagi masyarakat.
Meminta agar pihak perusahaan yang beroperasi di kawasan itu dapat menurunkan alat berat serta kompensasi yang secara bersama masyarakat harus di bangun sebuah kesepakatan untuk mencari solusi.
Hal senada juga disambut baik oleh camat tanjung pura dan kepala desa paya perupuk untuk sama sama menyelesaikan persoalan ini.
Hasil dari RDP tersebut menyepakati bahwa pihak perusahaan akan ikut serta peninjauan lapangan secara langsung pada besok 12 mei 2023 untuk menjalankan proses solusi penyelesaian terhadap masalah lingkungan yang harus di perhatikan.
Ketua PC GP Ansor Abdul Majid mengatakan Rapat Dengar pendapat tersebut disampaikan PC GP Ansor Langkat dalam mendampingi aspirasi masyarakat terkait dampak luapan banjir yang dialami selama lebih kurang empat tahun belakangan ini. menurut aspirasi yang disampaikan warga bahwa PT.Bahruny dan PT.Leong Ayam 1 primadona yang terletak di kecamatan padang tualang telah melakukan lingkupan parit sekeliling kawasan lahan perusahan. sehingga lingkupan parit yang lebih tinggi dari pemukiman dan lahan milik warga. akibat dari lingkupan tersebut debit air yang terlalu besar menyebar ke wilayah perdesaan sekitar sehingga terjadi genangan banjir.
Pada saat curah hujan tinggi air yang meluap atau mengalir dari lingkupan tersebut lebih cepat menyebar yang diakibatkan penyebaran debit air lebih cepat ke pemukiman dan lahan bertanian warga.
hal tersebut tentu berdampak negatif terhadap pemukiman rumah warga, Lahan pertanian dan Penghidupan Masyarakat.
Temuan penelitian ini, ditinjau oleh pc gp ansor langkat dalam mengadvokasi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tentang kawasan warga yang terdampak banjir.
ada 4 desa yang berdampak langsung dari luapan lingkupan parit tersebut yaitu desa padang tualang, desa serapuh ABC ,desa pematang tengah dan desa paya perupuk.
” Tujuan RDP ini adalah mencari solusi terbaik,sebagaimana hadirnya perusahaan harus berdampak positif bagi masyarakat. pembangunan atau pembuatan lingkup paret yang dilakukan perushaan harus memperhatikan kawasan sekeliling lokasi lahan perusahaan berdiri terutama daerah pemukiman warga dengan memperhatikan serta keterlibatan perusahan dengan sebuah kompensasi yang memadai, sehingga terbangun hubungan baik antara pihak perusahaan dan masyarakat dalam memperhatikan lingkungan hidup.”ujar majid.(AR Lim)