Gubsu Edy Akan Evaluasi Direksi Perumda Tirtanadi

DETEKSI.co-Medan, Gubernur Sunatera Utara Edy Rahmayadi akan melakukan evaluasi terhadap jajaran Direksi PDAM Tirtanadi secara menyeluruh dikarenakan sampai saat ini kwalitas air yang diproduksi oleh PDAM Tirtanadi masih kotor dan penyuplaiannya juga berjalan lambat.

Berbagai keluhan pelanggan masih nyaring terdengar terkait kwalitas air milik PDAM Tirtanadi yang hingga kini belum sesuai harapan. Selain di kenal masih jorok juga warga masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan air sesuai dengan kebutuhan dikarenakan pada waktu tertentu air yang mengalir dari pipa kerumah -rumah pelanggan berjalan lambat.

Walau sebelumnya Edy Rahmayadi pernah melakukan penyegaran ditubuh PDAM Tirtanadi beberapa waktu lalu namun sampai saat ini kwalitas air tersebut tidak jauh berubah dari sebelumnya.

Gubernur Sumatera Utara secara berulang sudah meminta PDAM Tirtanadi terus berinovasi pada pelayanan dan penyedian air bersih untuk masyarakat dikarenakan air merupakan kebutuhan prioritas masyarakat, maka dari itu harus ditemukan solusi dari setiap masalah yang terjadi.

Menjawab konfirmasi wartawan ini, Edy Rahmayadi mengatakan bahwa dari sisi kwalitas memang air Tirtanadi masih jorok. “Itu dari segi kwalitas,” ungkapnya Jumat (23/6) di depan Aula Tengku Rizal Nurdin jalan Sudirman Medan.

Gubernur Provinsi Sumatera Utara berjanji pada tahun 2024 kwantitas target pemenuhan kebutuhan air akan tercapai dan setelah kwantitas tersebut tercapai baru akan memperbaiki kwalitas.

Ke depan, Edy juga mengingatkan PDAM Tirtanadi untuk konsisten mengejar kuantitas target pemenuhan kebutuhan air dari sebelumnya mengalami kekurangan 34.000 liter/detik sekarang menyisakan hanya 3.500 liter perdetik kekurangan air yang harus dipenuhi.

“Saya masih mengejar kwantitas dan secara bertahap kita penuhi kebutuhan air ini, baru selanjutnya kita bicara kualitas air yang kita targetkan PDAM ini dapat memenuhi kuantitas dan juga kualitas air. Kalau berbicara kurang pasti kita kurang terus ini,” katanya. (Irwan Ginting)