DETEKSI.co-Bener Meriah, Di era digitalisasi saat ini, kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS ) dan Satuan Perangkat Kerja Kabupaten (SKPK ) khususnya Kabupaten Bener Meriah menjadi tolak ukur peningkatan prestasi dan kemajuan pembangunan daerah.
Terlebih, bagi Kabupaten Bener Meriah yang telah menerapkan sistem E-kinerja. Tentu, para ASN harus berlomba-lomba untuk meningkatkan kinerjanya agar mendapat penilaian terbaik.
Bahkan, guna untuk mengefektifkan sistem penerapan e-Kinerja tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo ) setempat selalu intens melakukan sosialisasi dan simulasi serta pelatihan penggunaan aplikasi e-Kinerja dan e-Sakip beberapa bulan yang lalu terhadap sejumlah SKPK.
Fungsi penerapan sistem e-Kinerja sendiri adalah mempermudah atasan (Pimpinan) mengetahui langsung tentang kinerja para pegawainya dalam kesehariannya. Melalui aplikasi e-Kinerja itu semua kinerja pegawai di masing-masing SKPK dapat diawasi langsung oleh atasannya.
Begitu juga dengan terpilihnya Drs Haili Yoga sebagai Penjabat (Pj ) Bupati Bener Meriah, hal itu tidak terlepas dari kinerja yang telah dilakukan selama ini.
“Jabatan Pj diberikan kepada Sekretaris daerah itu wujud perilaku kita dan kegiatan kita selama ini, dan ini adalah hasil yang kita capai maka ini yang harus kita pertanggung jawabkan,”ungkap Hali Yoga saat menggelar ajang silaturahmi dengan wartawan, LSM, Tokoh Pemuda, SKPK, dan Jamaah masjid Babussalam Simpang Tiga, Selasa malam, 19 Juli 2022 di aula Pendopo Bupati setempat.
Dikatakan Haili Yoga, sejak ia menjabat Pj Bupati Bener Meriah berkewajiban melaporkan segala aktifitas yang dilakukan kepada Mendagri melalui grup WhatSaPP (WA ) Pj Bupati/Walikota se-Aceh.
Justru itu, Haili Yoga meminta dukungan dan peran semua elemen dalam membangun daerah ini. Terutama kawan-kawan media dan LSM jika dalam perjalanan tugas kami menemukan kelemahan agar menyampaikan kepada kami.
“Bagi kawan-kawan media dan LSM, apabila nanti ada kelemahan kami tentu itu harus disampaikan kepada kami agar kritik yang sifatnya membangun dapat kami evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai regulasi,”ujar Haili Yoga.
Bagi saya peribadi, jabatan yang dipercayakan saat ini (Pj Bupati ) adalah musibah. Namun, disisi lain ini adalah suatu kebahagian. Sebab, tidak semua Pj Bupati yang dilantik Penjabatnya berasal dari Sekretaris daerah.
Maka Penjabat bupati ini mau dibawa kemana ? kita sambut, kita lindungi, atau seperti apa. Ini tergantung kepada kita hari ini, jangan lihat Haili Yoga nya, sebab kalau Haili Yoga nya itu individu tapi kalau Pejabatnya, maka sesuatu yang diberikan Pemerintah pusat, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat, pemerintah Provinsi yang diberikan kepada kita boleh dikatakan ini suatu reward.
“Reward ini harus kita tata kelola dengan baik. Dan yang perlu di garis bawahi Pj ini adalah peran dan tanggung jawab,”imbuhnya.
Setiap tiga bulan sekali aktivitas kita akan dilaporkan dan tiga bulan kedepan akan dievaluasi kembali. Dan saya pribadi sudah di evaluasi setahun yang lalu dan jabatan yang di dapat hari ini bukan tiba-tiba tetapi melalui penilaian kinerja.
“Jabatan Pj ini berlaku hanya setahun, kalau ini di perpanjang tergantung kepada kita semua, apakah kita punya kinerja, punya komitmen, itu yang menjawab semua bukan Haili Yoga nya. Kita yang hadir hari ini menjawab tentang isu beban tugas yang diberikan pemerintah pusat,”Jelas Haili Yoga.
Haili Yoga berharap, semoga kedepan Bener Meriah lebih baik dengan kerjasama dan dukungan dari semua elemen masyarakat. Dan mari kita samakan persepsi demi pembangunan daerah yang kita cinta ini. Pinta Haili Yoga.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt ) Sekda Bener Meriah, Armansyah dalam kesempatan itu menerangkan, ada empat beban tugas dan beberapa isu lainnya yang diberikan kepada Pj Bupati dan Plt Sekda kedepannya.
Diantaranya, kata Armansyah,kepatuhan menjalankan syariat islam, barangkali ini ukurnya adalah bagaimana jumlah jama’ah-jama’ah di masjid- masjid yang ada di Kabupaten Bener Meriah ini.
Selanjutnya, efektivitas pengelolaan tata kelola Pemerintahan, dimana Pj Bupati sudah mendorong agar mindset PNS itu berubah, dari dilayani menjadi melayani dan itu sudah terjadi sehingga dari itu timbulah prestasi-prestasi.
Kemudian, bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bener Meriah, itu juga menjadi yang telah diawali oleh pihak MPD.. Jadi salah satunya adalah meningkatkan akses pendidikan terutama pendidikan dasar di Kabupaten ini.
Serta, bagaimana meningkatkan ekonomi dan pemerataan pendapatan di Bener Meriah, salah satu isu penting kita harus mendapatkan surat keterangan asal kopi kita itu berasal dari Kabupaten Bener Meriah. karena itu sangat penting diperoleh Kabupaten Bener Meriah, sebab, selama ini masih diterbitkan oleh Kabupaten lain.
“Itu menjadi isu penting, disamping bagaimana meningkatkan kreativitas ekonomi kreatif di daerah ini. Kemudian ada isi penting yang akan kami hadapi ke depan, yaitu penanganan covid sekarang sudah landai, dan sekarang ada permasalahan terkait PMK,”beber Arman
Hal lainnya, lanjut Arman, bagaimana penggunaan dana desa yang tepat sasaran. Semua itu memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. “Tentu kami sebagai pemerintahan banyak kelemahan-kelemahan, dan kesilapan. Ini membutuhkan dukungan koreksi terhadap bagaimana kami mengelola ini sehingga tujuan MPD tadi sudah dapat kita capai bersama-sama dan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bener Meriah,”papar Armansyah. (Heni)