DETEKSI.co – Medan, Program Vaksinasi Merdeka Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Kaum Milenial Indonesia (KaMI) pada hari kedua, berhasil menyuntikkan 1.485 dosis vaksin kepada masyarakat khususnya para pelajar di Medan.
Founder Kaum Milenial Indonesia (KAMI), Swangro Lumbanbatu mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan imunitas masyarakat sekaligus upaya untuk mengurangi risiko Case Fatality Rate Covid-19. “Kami menyadari untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi ini, KAMI memberikan dukungan kepada pemerintah melalui sinergitas dengan Polri. Ini semua kita lakukan agar Indonesia pulih dan perekonomian masyarakat bisa kembali seperti sebelum pandemi menyerang,” kata Swangro kepada media, Jumat, 24 September 2021.
Dia menyebut, gerakan KAMI salah satu bagian dari komitmen dan tanggung jawab generasi muda dalam mendukung pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. “Kita sebagai orang muda dan milenial harus mendukung penuh program vaksinasi Pemerintah dan Polri,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya sekaligus membagikan sembako seperti yang dilakukan sebelumnya pada Rabu, 22 September 2021. “Program Vaksin Merdeka ini berjalan lancar dan hari kedua lebih banyak diisi oleh anak sekolahan atau pelajar. Biarlah program ini memjadi salah satu cara untuk memutus mata rantai Covid-19 di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Dia menuturkan, kegiatan ini turut dihadiri Bishop Metodist Pdt KW Sinurat dan jajarannya. “Kehadiram beliau menjadi momen menyerahkan sembako dengan simbolis. Untuk vaksinasi tahap kedua juga nantinya akan dilaksanakan di universitas ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, tutur dia, jumlah yang sudah disuntikkan hingga hari kedua sebanyak 2.800 dosis. “KAMI harus mampu mengadvokasi dan memberi informasi ke masyarakat, salah satunya menyampaikan dan mengajak agar masyarakat ikut divaksin. Jadi total yang sudah divaksin sebanyak 2.800 orang. Semoga program vaksinasi mampu mencegah tersebarnya wabah Covid-19,” ucap Swangro.
Kendati demikian, dia meminta agar pemerintah mampu memberikan solusi kepada masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi. Maka dari itu, tegasnya, KAMI siap membantu pemerintah berkolaborasi untuk mempercepat vaksinasi demi memenuhi targat yang diinginkan.
“Pemerintah harus mampu memberi solusi kepada rakyat yang membutuhkan vaksinasi. KAMI siap berkolaborasi. Kalau kita sudah saling sepakat dalam vaksinasi untuk rakyat, saya yakin Indonesia akan pulih dan normal seperti biasanya,” ucap Swangro.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Kaum Milenial Indonesia (KAMI) menggelar vaksinasi dosis 1 di Universitas Methodist Indonesia, Medan Polonia, Sumut.
Jumlah formulir yang disiapkan untuk peserta vaksinasi sebanyak 3.000 orang dan kupon sembako berupa beras dengan berat 5 kg sebanyak 2.000 karung. Di hari pertama kegiatan vaksinasi ini, Polda Sumut dan KAMI menargetkan penyuntikan vaksin untuk 1.500 orang.
Kegiatan ini pun turut dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto beserta jajaran, Rektor Universitas Methodist Indonesia Humuntal Rumapea, dan Founder Kaum Milenial Indonesia (KAMI), Swangro Lumbanbatu.
Founder KAMI, Swangro mengatakan kegiatan vaksin tahap 1 yang berlangsung di Universitas Methodist Indonesia ini berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini merupakan gerakan vaksinasi merdeka serentak yang dilangsungkan di 96 titik di Indonesia. “Kalau sudah vaksin bukan berarti kita abai prokes, kita harus tetap taat prokes, sudah vaksin bukan berarti kita kebal Covid-19, tetapi kita meminimalisir dampak buruk atau gejala dari covid,” kata Swangro. en