DETEKSI.co-Batubara, Mendengar sosok sang Pejuang Dhuafa akan mewakili suara rakyat, kaum Dhuafa, Anak yatim Piatu dan para Pengurus Kenaziran Mesjid Berharap H. Ikhwan Lubis SH.MH yang dikenal Pejuang Dhuafa, bisa mewakili suara rakyat dengan amanah.
Hal ini dikatakan Safarudin ( 56 ) seorang Pengurus Mesjid ( Kenaziran ) warga Desa Empat Negeri Kab. Batu bara, pada saat bertemu Sang Pejuang Dhuafa Selepas Sholat di Mesjid, Kamis (7/9/2023).
Harapan para Kenaziran Mesjid di berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara ini pun bukan hanya di Kab. Batu bara, namun didaerah lainnya juga seperti Kab. Langkat, Kota Binjai, Kab. Asahan, Kab. Simalungun, Kab. Pakpak Bharat, dan juga dibeberapa Kabupaten/Kota lainnya mengharapkan Amanah kepada H. Ikhwan mewakili suara mereka tentang Kesejahteraan masyarakat kurang mampu termasuk masa depan para anak anak yatim yang menjadi tanggungjawab kita bersama.
Lanjutnya, Kami yakin beliau sudah membuktikan sendiri apa yang telah di lakukan Sang pejuang Dhuafa ini sejak dahulu saat dirinya masih menjabat sebagai Perwira Polisi, Kiprahnya dan kepeduliannya kepada rakyat miskin memang tidak di ragukan lagi, Bukan hanya pada saat pemilihan dirinya sebagai Calon Legislatif (Caleg), benar bahwa jauh sebelumnya sudah berbuat untuk masyarakat kurang mampu.
Sementara menanggapi harapan masyarakat, H. Ikhwan Lubis SH.MH dengan singkat menjelaskan bahwa kehidupan dirinya dulu menjadi anak Yatim dan kami termasuk keluarga kurang Mampu disaat itu, artinya sudah pasti tahu bagaimana kehidupan yang mereka alami, Saat ini hanya satu harapan dan cita cita saya secara pribadi, Bagaimana bisa mensejahterakan para Dhuafa dan memprioritaskan anak yatim piatu menjadi anak pemerintah.
“Semoga apa yang saya inginkan dan di harapkan rakyat ini bisa terlaksana dan berjalan dengan baik, tandasnya.
Publik mencatat, di berbagai daerah jarang menemui Wakil Rakyat yang meniatkan kepeduliannya terhadap rakyat, Namun masih ada di temui Calon Legislatif yang terbukti melakukan kepedulian tinggi kepada rakyat jauh sebelum niatnya ingin menjadi wakil rakyat seperti yang dilakukan Sang Pejuang Dhuafa. (Boim)