Ketua DPD AJH Nisbar Minta Polres Nias Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan di Pelabuhan Angin Gusit

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Ketua DPD AJH Nias Barat, Utema Gulo.
Ketua DPD AJH Nias Barat, Utema Gulo.

DETEKSI.co – Nias Barat, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kabupaten Nias Barat, meminta Polres Nias segera menangkap oknum pelaku kekerasan kepada salah satu wartawan dengan inisial JL di pelabuhan angin Gunung Sitoli.

Menurut Ketua DPD AJH Nias Barat Utema Gulo saat ditemui oleh beberapa wartawan (18/03/22) menyampaikan, kekerasan yang telah dilakukan kepada wartawan itu di pelabuhan angin gunung sitoli pada hari Sabtu 12 Maret 2022 Pukul 23.11 Wib merupakan upaya pembungkaman atau upaya menghalangi tugas wartawan melakukan peliputan, ujarnya.

Sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, jelas jelas telah dijamin kemerdekaan pers dengan tetap mempedomani kode etik jurnalis. Saya berharap, Polres Nias kiranya serius menangani kasus ini dan segera menetapkan tersangka serta menangkap pelakunya, Harap.

Ketua DPD AJH Nias Barat juga mengberharap agar Polres Nias mengungkap sebab terjadinya pemukulan kepada wartawan itu. Apa sebenarnya yang terjadi di pelabuhan angin gunung sitoli, sehingga mereka alergi dengan kehadiran wartawan. Nah, Hal ini yang terpenting dan perlu ditelusuri dan dibongkar bila ada, Ungkapnya.

Saya menghimbau rekan – rekan wartawan agar bisa tetap menahan diri dan tidak emosi atas pemukulan yang telah dilakukan kepada rekan kita. Tetapi, saya menghimbau rekan – rekan wartawa bersatu menyuarakan dan melawan kekerasan terhadap wartawan dengan tetap mengedepankan hukum berlaku.

Oleh karena kasus ini telah dilaporkan ke Polres Nias, mari kita percayakan pihak kepolisian menanganinya dan mewujudkan hukum yang berkeadilan tanpa membeda bedaka, sehingga kekerasan terhadap wartawan tidak terulang lagi pada masa yang ajan datang. Saya yakin Polres Nias benar benar serius menangani kasus kekerasan terhadap wartawan mitra poldasu ini. (UG)