DETEKSI.co-Langkat, Perayaan Natal keluarga besar Rutan Kelas II Pangkalan Brandan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dihadiri puluhan undangan lainnya berjalan hikmat bertempat di aula rutan, Sabtu (11/12/2021).
Khotbah di sampaikan Pdt J Purba S.Th, dengan mengambil Thema: “Bangkitlah! Sebab kegelapan dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa, tetapi terang Tuhan terbit atasmu (Yesaya 60;1-2), Sub Thema: Dengan semangat Natal mari kita bangkit menjadi terang di kegelapan dunia”.
Dalam khotbahnya, Pdt J Purba mengapresiasi korps pegawai Rutan yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan acara Natal bersama WBP hari ini sehingga dapat berjalan dengan hikmat.
Sahabat-sahabatku, selaku WBP anda hari ini beruntung, bisa merayakan Natal di Aula Rutan Pangkalan Brandan. Sebagai warga penghuni rumah tahanan, senantiasalah bersyukur kepada Tuhan, ujarnya.
Ia mengajak seluruh WBP agar merefleksikan firman Tuhan, damai sejahtera Tuhan. Ketika kita tinggal dalam kegelapan, maka kita akan merasa gelisah sehingga kehilangan kendali diri.
Kegelapan itu hanya bisa dikalahkan kuasa tangan Tuhan ujarnya, seraya meminta WBP untuk meninggalkan perilaku yang kurang baik, narkoba, dan lain sebagainya.
Turut hadir Danramil 13/PB, diwakili Serda Doris Purba, Kapolsek Pangkalan Brandan, Iptu Bram Candra MH berikut anggotan,yang mewakili Cabjari Pangkalan Brandan, Jemaat GMI Securai, dan undangan lainnya.
Acara Natal semakin semarak, dirangkai dengan liturgi, puisi, vocal group warga binaan (WBP), koor yang dipersembahkan keluarga besar pegawai Rutan dengan judul, “Damai Natal”, dan koor Jemaat GMI Securai. Usai acara Natal dilanjutkan makan bersama.
Dalam sambutannya, Ka Rutan Kelas II B Pangkalan Brandan, Erwin F Simangunsong mengajak seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar jangan pernah putus asa, andalkan Tuhan, dan senantiasa berharap kepada-Nya.
Setiap hari, WBP harus mengucap syukur kepada Tuhan. Jangan sekali-kali menjadi orang yang sombong, tetapi jadilah orang yang rendah hati serta mencintai sesama manusia.
“Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita semua membutuhkan pertolongan orang lain, bahkan di waktu mati pun kita membutuhkan orang lain”, tutupnya.(AR.Lim)