Nek Halimah: Kursi Roda ini jadi Kenangan Hidupku

DETEKSI.co-Batubara, Selama 6 tahun menderita kelumpuhan, Nek Halimah yang Berusia 62 tahun akhirnya dapat tersenyum kembali saat Sosok Sang Pejuang Dhuafa hadir menyambangi Kediamannya sambil membawa Kursi Roda yang sangat di Idam – idamkan selama ini.

Di Desa Suka Kaya, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu bara pada Jumat (16/9/2022) tanpa Di sadari oleh Nek Halimah ( 82 ) dan cucu nya Hadir seorang Sosok malaikat kebaikan dengan mendorong Kursi Roda kedalam sebuah lorong kecil di pemukiman Pesisir Pantai timur Selat Malaka Kab. Batu bara. Yang tak lain adalah Sang Pejuang Dhuafa Kombes Pol. ( P ) H. Ikhwan SH.MH.

Saat Melakukan Kegiatan Jum at Barokah nya bersama Komunitas Sedekah Jum at ( KSJ ) yang didirikannya menyambangi warga miskin di wilayah Kab.Batu bara, Sosok sang Pejuang Dhuafa ini pun mendapat Respon Baik dari Masyarakat dan tokoh Masyarakat serta Agama di wilayah Tersebut.

Di dampingi para tokoh masyarakat daerah pejuang Dhuafa terlihat sangat akrab kepada masyarakat yang di Kunjunginya seperti amatan para awak media yang mengikuti nya dalam kegiatan Sedekah Jumat KSJ, Tampak masyarakat memberi salam dan menyambut kedatangan mantan orang nomor Satu di Kepolisian Resort Polres Batu bara ini.

Rusman Khakim 56 tahun saat di tanya Awak media, Apa Abang kenal dengan Sosok orang itu ? Dirinya menjawab “Kami bukan kenal lagi dengan Sosok Pejuang Dhuafa ini, Kami menganggap nya Seperti Malaikat penolong bagi kami, Dirinya sejak menjadi Kapolres Batu bara sudah sangat sering melakukan hal sedekah kepada warga yang ada di sini dan setelah tidak lagi menjabat Kapolres Sosok ini pun tidak pernah berubah selalu saja sering datang kemari memberi bantuan kepada masyarakat yang betul betul tidak mampu atau kekurangan, Tidak jarang juga dirinya memberikan bantuan kepada para Tukang ojek juga tukang becak yang ada di sini. Kami melihat hal ini Sangat Terharu dan bisa menjadi Pedoman juga kepada warga disini ,

Lanjutnya, Kami khusus nya warga Tanjung tiram yang sedikit berada , bisa ikut melakukan sedekah kepada warga disini dengan bergabung bersama KSJ agar bisa dapat melakukan hal yang sama yang dilakukanya di setiap hari Jumat, Kalau kami menganggap Kegiatan ini adalah hal yang patut di contoh , semua ini akan menjadi keberkahan Dunia dan akhirat, ungkap warga.

Pantauan Media di kegiatan Sang pejuang Dhuafa Bersama Ksj ini terlihat sedang mendorong Kursi Roda menuju kediaman Nek Halimah yang di ketahui mengalami kelumpuhan sejak 6 tahun Silam, menurut Ilham Cucu dari Nek Halimah, Nenek nya sangat merindukan sekali Kursi yang bisa membawanya keluar Rumah untuk melihat kegiatan warga dan bisa menghirup udara segar di luar rumah , terkadang Kami harus menggendong Nenek agar bisa keluar rumah walau hanya di depan pintu, Dengan adanya kursi Roda pemberian dari bapak yang baik ini Kami bisa membuat Nenek kami bahagia di masa seja nya bersama kami para cucunya, Ya karena keadaan kami yang kurang mampu selama ini kami belum bisa membelikan Kursi roda yang di Idam idamkan Nenek kami, Atas nama Keluarga Nek Halima kami mengucapkan ribuan Terimakasih kepada bapak Pejuang Dhuafa semoga semua ibadah ini menjadi Bekal di dunia dan akhirat, ungkapnya.

Terlihat Setelah Duduk Di kursi Roda Nek Halimah menagis Haru Serta mengucapkan Terimo kasi Yo, Awak Sonag sekali, Dengan Nada Sedih bercampur Haru seakan dirinya tidak mau di turunkan lagi dari Kursi roda tersebut.

Sang Pejuang Dhuafa dalam kegiatannya menjelaskan Ya, Setelah Saya bersama KSJ melaksanakan Jumat barokah menyambangi warga miskin, Kami melakukan kunjungan Dengan menyerah kan kursi roda untuk Nek Halimah yang di ketahui mengalami kelumpuhan sejak 6 tahun yang lalu, Kabar ini kami ketahui dari warga dan juga pengurus Ksj yang ada di wilayah Kab. Batu bara ini.

Saya Di daerah Batu bara ini sudah seperti kampung sendiri, walau hanya 2 tahun lebih saya bertugas menjadi Kapolres di sini Namun saya hampir setiap ada waktu luang ke Kota Tanjung tiram ini. Makanya saya dan masyarakat di sini saling mengenal, terutama para tokoh masyarakat dan agama di Kota ini.

Kalau Bukan Kita yang peduli kepada mereka lantas siapa lagi yang bisa menolong mereka para anak anak yatim ,
Kaum Dhuafa atau pun para janda di masyarakat ini. Apalagi sekarang Ekonomi masyarakat lagi sulit, Pasca kenaikan BBM. Semua Sembako pada naik bagi mereka sedekah yang sedikit kita berikan ini sangat bermanfaat sekali buat mereka. Nah Pesan saya, mari kita sama sama saling peduli, Memberikan sedikit Rezeki kita untuk mereka yang membutuhkan, karena dengan Kita bersedekah maka banyak yang orang yang tertolong khususnya Para Anak yatim dan Kaum Dhuafa, tandanya. ( Boim )