DETEKSI.co-Labuhanbatu, Kinerja oknum-oknum petugas BNN Labuhanbatu Utara di tuding tidak Fresional saat melaksanakan tugas dan fungsi nya yang melakukan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.
Di wilayah hukum nya .
Hal itu terungkap sesaat beberapa oknum petugas BNN mengamankan salah seorang terduga pengedar narkoba jenis Inex di salah satu lokasi KTV di komplek ruko (Rumah Toko) Milik DL Sitorus di Jalan H.Adam Malik, Rantau Prapat Pada Kamis (24/11) Dinihari.
Pasalnya, berdasarkan informasi dari pengunjung lokasi KTV bahwa penangkapan terduga pengedar narkoba jenis inex tersebut para petugas BNN hanya menindak pada satu lokasi KTV, meskipun dilokasi tersebut terdapat lima tempat penyedia Room KTV.
” Ya , cuma di KTV ini saja, sementara KTV yang ada di depan nya tidak di grebek meskipun pengunjung sedang ramai-ramainya” cetus GS (34) salah seorang pengunjung.
Dari hasil penelusuran wartawan menyebutkan bahwa terduga pengedar narkoba jenis inex tersebut di amankan sesaat memberikan Inex pesanan oknum-oknum petugas BNN yang menyaru sebagai pelanggan Room KTV.
Berdasarkan informasi yang di dapat di lokasi menyebutkan bahwa penggerebekan yang di lakukan pihak BNN hanya di satu lokasi KTV saja, tanpa melakukan tindakan terhadap lokasi KTV lainnya, meskipun beberapa lokasi KTV sedang di ramaikan pecinta musik keras.
Menanggapi itu Ketua LSM Gantara (Garda Taruna Nusantara) Labuhanbatu Zulkifli saat di minta tanggapannya, dirinya sangat menyayangkan atas informasi tersebut dia mengindikasi bahwa Operasi yang dilakukan oleh oknum petugas BNN Labuhanbatu Utara seperti pesanan mengingat lokasi KTV di daerah tersebut hanya di pisahkan oleh jalan kompleks.
” Kalau seperti itu peristiwa nya, itu namanya tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap aktivitas peredaran narkoba jenis inex, dari situ kita patut menduga tudingan miring ke pihak BNN ya Kalau mau di tindak, tindak semua kalau seperti ini jadi tanda tanya besar bagi kita” cetusnya.
Zulkifli berharap agar kepala BNN Labuhanbatu Utara Rudi Leo Patra Sihotang SPd MH dapat menyelidiki kasus tersebut guna mengantisipasi adanya oknum-oknum nakal di Tubuh BNN yang mengambil keuntungan dari jabatan yang di embannya.
” Ya, untuk mengantisipasi isu miring” harapnya.
Dia juga mengingatkan Pihak BNN Labuhanbatu Utara agar lebih Fropesional dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya , jangan menjadi boneka oknum-oknum pengusa,ha yang tidak sehat dalam persaingan bisnis.
Sementara Kepala BNN Kabupaten Labura, Rudi Leo Patra Sihotang SPd MH memilih Bungkam saat dikonfirmasi wartawan via seluler di nomor +62 812-6055-XXXX terkait penangkapan terhadap terduga pengedar narkoba jenis inex, pesan WhastApp yang di kirimkan wartawan juga tidak berbalas sampai berita ini di kirim ke meja redaksi.(Tim)