Para Pedagang Pasar Inpres Kisaran jadi Langganan Pencurian

DETEKSI.co – Asahan, Para pedagang di Pasar Inpres Kisaran, jalan H. Misbah Kelurahan Kisaran Kota Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan merasa resah, sebab sering mengalami kehilangan barang dagangannya akibat dari kurangnya tanggung jawab pihak keamanan atau pengelola pasar inpres tersebut.

Menurut Johan (31) salah satu pedagang ikan, warga jalan Budi Utomo Kelurahan Siumbut Umbut Kecamatan Kota Kisaran Timur, kejadian terbaru yang dialaminya terjadi pada hari Minggu 6 Maret 2022 sekira pukul 20.30 WIB, terlihat melalui cctv milik nya beberapa orang dikategorikan anak anak masuk kelokasi tempatnya berjualan, lantas menangkap ikan ikan yang ada di kolam penampungan, kemudian setelah mendapatkan tangkapannya, anak anak tersebut langsung menghilang.

Selain kehilangan barang dagangannya, Johan juga kehilangan alat tangkap ikan (tangguk ikan), timbangan, goni, dan beberapa barang lainnya yang diturut dibawa para pelaku, akibat kejadian itu, Johan mengalami kerugian sekitar 500 Ribu Rupiah.

“Sudah sering la bang, tau nya dari cctv, sering anak anak pelakunya, kami kecewa sama jaga malamnya (keamanan), retrebusi jaga malam di kutip, tapi tanggung jawabnya gak ada,” terang Johan saat ditemui di lokasi pada Senin (7/3/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

Ditambahkan Johan, para pedagang tidak keberatan dengan kutipan retrebusi jaga malam, tapi hendaknya pihak terkait harus bertanggung jawab biar para pedagang tidak selalu merasa was was, apalagi dimasa pandemi Covid 19, keadaan pasar sangat sepi, ditambah lagi kerugian kehilangan hingga membuat para pedagang secara berkesinambungan merugi.

“Harapannya pihak keamanan atau pengelola pasar inpres bertanggung jawab penuh, sehingga para pedagang tidak lagi was was dan tidak selalu mengalami kerugian, sehingga di masa pandemi Covid 19 ini dapat bertahan ekonominya,” tutup Johan.

Ketika wartawan hendak mengkonfirmasi pihak keamanan pasar inpres tersebut dengan menanyakan keberadaan mereka kepada para pedagang, beberapa pedagang mengatakan sulit menjumpai, dikarenakan pihak keamanannya selalu terlihat sekitar pukul 23.00 WIB ke atas.(Dek)