Deteksi.co – Sergai, Pedagang pekan lelo kembali ricuh dan memanas setelah dihalangi petugas saat akan memasuki lokasi jualan, Saling dorong tidak terhindarkan antara Sat Pol PP Kabupaten Serdang Bedagai dengan para pedagang, Akibatnya 4 petugas Satpol PP terluka karena mencoba menghentikan kendaraan pedagang Pekan Lelo yang hendak masuk kelokasi di Dusun X, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 11:00 WIB.
Alhasil empat petugas Sat Pol PP terluka yakni M. Arif Lubis, Riky Pratama, Ibrahim Siregar dan Jon Hendri Saragih, ke empatnya mengalami luka di bagian tangan dan kaki akibat di tabrak kendaraan pedagang, bahkan beberapa petugas sat Pol PP juga mengalami terkilir dan memar pada kaki dan tangan.
Hal ini diperparah dengan aksi seorang pedagang Pekan Lelo yang menyiram Oli kotor dan Wipol di bagian depan mobil pedagang yang di halangi petugas Satpol PP hingga mengenai baju beberapa petugas.
Situasi tambah memanas saat para pedagang menghalangi kendaraan yang lewat sehingga membuat macet baik dari arah Medan maupun Tebing Tinggi. Bahkan salah seorang pedagang dengan beraninya tidur di tengah jalan.
Kasi Penegak Perda Dinas Sat Pol PP Kab Sergai Ewin Ginta Tarigan kepada awak media mengatakan Empat petugas Sat Pol PP terluka akibat di tabrak kendaraan pedagang.
Sat Pol PP Kabupaten Sergai hadir disini untuk bertugas menjalankan Perda atas aktivitas masyarakat yang tidak memiliki izin.
”Dilokasi Pekan Lelo kita mengimbau pedagang ke Pasar Rakyat Sei Rampah yang sudah di sediakan oleh pemerintah dan sebelumnya kita juga sudah melakukan mediasi berulang kali” papar Ewin.
Untuk itu Dinas Sat Pol PP Kabupaten Sergai tetap melakukan penutupan di Pekan Lelo karena tidak memiliki izin dan diimbau pindah ke Pasar Rakyat Sei Rampah, kita tetap menjalankan tugas dan tidak akan terprovokasi, namun jika melanggar hukum kita akan proses melalui hukum pula. Paparnya
Menanggapi hal ini, Sekretaris Disperindag Serdang Bedagai Roy CPS Pane, M.Si., sangat menyesalkan masih ada lagi pedagang yang berjualan di Pasar Lelo Sei Rampah. Padahal pemerintah Kabupaten Sergai sudah menyiapkan lapak-lapak dagangan mereka di Pasar Rakyat yang baru Sei Rampah.
Pemerintah Kabupaten Sergai sangat memperhatikan para pedagang-pedagang kecil yang ada di Pasar Lelo.
Kita berharap dan mengimbau kepada pedagang mari kita ikuti anjuran dari pemerintah Kabupaten Sergai untuk mau direlokasi ke pasar baru Sei Rampah yang sudah disiapkan tempatnya dan Pemerintah tidak memungut biaya sedikitpun kepada pedagang.
Dalam perelokasian pedagang ke pasar baru Sei Rampah prosesnya sudah berlangsung lama, terhitung dari bulan April, dari dinas Disperindag sudah melakukan Sosialisasi, Mediasi, begitu juga dari dinas Pamong Praja mereka sudah melakukan mediasi kepada pedagang Pasar Lelo.
Kita pemerintah Kabupaten Sergai memperhatikan betul kepada para pedagang dan kita melakukan pembinaan, dan kita siapkan tempat yang layak buat para pedagang Pasar Lelo.
”Karena Pasar Lelo ini tidak memiliki ijin serta tempatnya kurang nyaman dan terkesan kumuh dan tidak memiliki fasilitas layaknya seperti pasar dan letaknya persis dipinggir jalan raya sehingga mengganggu kelancaran berlalulintas,” kata Roy Pane.
Mungkin para pedagang salah informasi, tentang relokasi pemindahan para pedagang kepasar baru Sei Rampah.
Intinya pemerintah telah menyiapkan tempat para pedagang dan saya pastikan tidak ada dipungut biaya,” pungkas Roy Pane. (Bd24).