DETEKSI.co-Medan, Wartawan yang bertugas meliput di kantor Gubernur Sumut menerima hadiah menarik untuk menunjang kinerja wartawan yang profesional.
Hari ini ada kabar baik buat kita semua Tim Peliput PRSU, ungkap Kadis Kominfo Pemprovsu, Iliyas Sitorus mengabarkan pemberian hadiah Gubernur Edy Rahmayadi ketika agenda kunjungan dilaksankan di arena PRSU jalan Gatot Subruto Medan, Selasa (20/6).
Sebelumnya informasi yang diperoleh ada komunikasi yang panjang antara Ketua dan Kadis Kominfo Sumut terkait fasilitas penunjang kinerja wartawan peliput PRSU.
Hal ini untuk mendukung kelancaran tugas kawan-kawan semua, atas nama Ketua Forum Wartawan Pemprovsu. Dan kita juga apresiasi pemberian alat bantu kinerja wartawan berupa ‘TABLET IPAD’ baru untuk seluruh Tim Peliput PRSU sebanyak 40 orang, ujar Zulkifili Harahap.
Dengan alat kerja tambahan ini, Zulkifli panggilan akrabnya Zul Gondrong berharap rekan-rekan semua.
Begitu juga stand-stand OPD maupun Pemerintah Kab/Kota agar bisa dieksplore ‘Cerita Terbaiknya’ oleh kawan2 semua sehingga cerita PRSU bisa semua dipublish dengan maksimal.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, alat kinerja wartawan berupa alat Tablet Ipad untuk menunjang kinerja wartawan dengan profesional.
Kata Edy usai memberikan alat tersebut menyebutkan, adalah mengingat semakin canggihnya perkembangan tehnologi tak terlepas dengan peralatan kalangan jurnalis yang digunakan.
Sejauh ini, ujar Edy melihat Jurnalis sangat dibutuhkan sebagai kontrol sosial terhadap pelaku kejahatan. Baik kejahatan oknum pemerintah dan juga Aparat Penegak Hukum dan masyarakat luas. Untuk itu perlu didukung profesi tersebut. Karenanya guna tercapainya kinerja yang maksimal dan handal harus dilengkapi alat electronik yang canggih, Seperti alat pendukung berupa Tablet Ipad.
“Alat Tablet Ipad ini sangat membantu tugas anda selaku jurnalis, ujar Gubernur Edy sewaktu memberikan alat tersebut kepada Kordinator Wartawan Pemprovsu Zulkifli Harahap didampingi Sekdaprovsu Arif Trinugroho di panggung media centre PRSU.
Menurut Edy menuturkan, wartawan itu mirip dengan tugas inteligen. Tugas inteligen apratur negara mempunyai tugas penting untuk mengumpulkan data-data aktual guna dijadikan tindaklanjut permasalahan.
Dengan begitu, wartawan juga tidak jauh beda dengan tugas yang diemban. Karena itu pesan saya, lanjut Edy menyarankan supaya para jurnalis agar menyampaikan informasi dan berbicara melalui media harus ada data yang fakta.
“Berbicaralah dengan data yang benar dan aktual baru kemudian dijadikan berita”. Begitulah profesi wartawan yang handal. Jadi mamfaatkanlah alat pendukung ini dengan tujuan profesional, tutup Gibernur. (Irwan Ginting)