Speedboat Pengangkut PMI Ilegal Tenggelam di Perairan Nongsa Batam

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Batam, Tim Gabungan terus lakukan penyisiran atas tenggelamnya Kapal Spead boat bermesin 200 PK x 2 yang membawa 30 orang PMI ilegal di perairan Nongsa pada Kamis (16/6/2022) pukul 19.30 WIB.

Tujuh orang diantaranya dinyatakan hilang, sementara 23 lainnya ditemukan selamat dan sudah dievakuasi.

Sejumlah instansi terus berkoordinasi dengan tim Basarnas, mulai Polairud Polda Kepri, Lanal Batam, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam dan instansi lainnya termasuk masyarakat nelayan setempat.

Kabid Keselamatan Berlayar KSOP Batam, Amir Makbul mengatakan, telah berkoordinasi dengan Basarnas TPI melalu Pos SAR Batam, untuk melakukan pencarian ketujuh korban hilang akibat kecelaan tersebut.

“Kami KSOP telah menurunkan satu kapal patroli KPM 376, dan satu kapal lagi nanti menyusul, untuk melakukan pencarian bersama tim Basarnas dan dari tim instansi lainnya,” kata Amir Makbul, saat ditemui di Pos SAR Basarnas di Pantai Nongsa, Jumat (17/6/2022).

Amir Makbul menjelaskan, kehadiran KSOP Batam di lokasi Pos SAR yang ada di pantai Nongsa, bertujuan untuk memantau langsung perkembangan pencarian ketujuh korban.

“Saya bersama pak kasi ke sini ingin melihat langsung perkembangan, kita masih berharap, korban yang hilang tersebut bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” jelas Amir Makbul.

Kepala Pos Basarnas Batam Reza mengatakan, penyisiran masih terus dilakukan di wilayah perairan Nongsa hingga ke depan Turi Beach Resort, karena pihaknya juga masih mengumpulkan informasi dari masyarakat setempat.

“Kita masih terus melakukan penyisiran, dari sini ke Nongsa Point Marina, sampai ke arah Turi Beach Resort,” ujar kepala pos Basarnas, Reza.

Diketahui, Kecelakaan laut kapal speed boat yang membawa pekerja migran Indonesia (TKI) ilegal menuju Malaysia, tenggelam di perairan Pulau Putri, Kota Batam, tepatnya di titik koordinat 01 derajat 14’58.2 derajat N-104 derajat 04’46.4 derajat E.

“Kapal speed boat membawa 30 PMI mengalami kecelakaan. Sebanyak 23 orang dinyatakan selamat, dan 7 orang dinyatakan hilang,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi, melalui Humas Basarnas, Jumat (17/6/2022).

Sebanyak 23 PMI yang dinyatakan selamat diketahui setelah dilakukan penyelamatan oleh seorang nelayan yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Atas insiden tersebut nelayan bernama Iwan, menginformasikan kejadian ke TNI AL dan diteruskan ke Lanal Batam.

Sekitar pukul 21.20 WIB, Tim SAR RHIB 02 menemukan PMI di kapal nelayan dengan jumlah 16 orang laki-laki. Seluruh PMI langsung dievakuasi dipindahkan ke RHIB 02 dan bergerak menuju dermaga 99.

“Total ada 23 PMI yang berhasil dievakuasi dan dinyatakan selamat. Semuanya saat ini berada di Lanal Batam untuk dilakukan pengecekan kondisi kesehatan,” jelasnya. (Hendra S)