DETEKSI.co – Samosir, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, SH, MH menyampaikan rasa prihatinnya kepada masyarakat Kec. Palipi Kab. Samosir yang ditimpa bencana alam puting beliung beberapa waktu yang lalu dan berharap agar tetap semangat dan berdoa sehingga dapat beroleh kekuatan dan ketabahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Keprihatian Kapolres itu ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan kasih bersama Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Yuli Josua kepada masyarakat Kab. Samosir yang terkena bencana alam, Selasa (27/7). Pemberian bantuan sosial ini sebagai bentuk rasa kasih Polres Samosir terhadap masyarakat Desa Hatoguan, Desa Saornauli Hatoguan, dan Desa Palipi Kec. Palipi Kab. Samosir yang mengalami bencana alam berupa angin puting beliung pada hari Minggu (18/7) sekitar pukul 19.00 wib.
Turut hadir dalam kegiatan bakti sosial ini seperti disampaikan Humas Polres Samosir Vandu Marpaung antara lain Wakil Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Suri Rachmad Affandi, Kapolsek Palipi Iptu Toba Simanjuntak, Danramil Palipi Kapt. Armd. Janri Simanjuntak, Sekcam Sinaga Antonius Sinaga, Kades Palipi Bilhem Sinaga, Kades Saornauli Panguluan Situmorang dan Kades Hatoguan Dapot Tua Sinaga.
Bantuan yang diberikan Kapolres beras 5 kg, minyak goreng 2 kg, gula 2 kg, teh celup dan susu kaleng.
Warga masyarakat Kec. Palipi yang mendapat bantuan dari Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, S.H, M.H dan Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Yuli Josua, Salasia Bin Hasan mengalami rumah rusak sedang berupa seng 5 lembar, balok 12 batang, Purnama Sihombing mengalami rumah rusak parah berupa seng 70 lembar dan broti 60 batang, Benyamin Sinaga mengalami kerusakan rumah sedang berupa 35 lembar seng dan broti 16 batang.
Kemudian, Parasian Sinaga mengalami kerusakan rumah sedang berupa 30 lembar seng dan broti 25 batang, Diner Sinaga mengalami kerusakan rumah sedang berupa 10 lembar seng dan roti 6 batang, Tianur Sinaga mengalami kerusakan rumah sedang berupa 5 lembar seng dan broti 5 batang, Saru Nainggolan mengalami kerusakan kolam ikan sebanyak 14 petak (kerusakan 100 %) dan Hotmarvin Siringo-ringo mengalami kerusakan bagan ikan dengan kerusakan 100%, berupa broti 10×10 = 18 batang, drum 20 buah, jaring 10×10 m.
Selanjutnya Robi Sitorus, mengalami kerusakan tempat usaha (rusak sedang) berupa 5 lembar seng, Risnauli Sinaga mengalami kerusakan tempat usaha (rusak sedang) berupa 15 lembar seng, 4 batang urut dan 12 batang broti, Senida Sinaga mengalami kerusakan rumah (rusak sedang) berupa 20 lembar seng dan 20 batang broti serta Roita Sinaga di Desa Palipi mengalami kerusakan rumah (kerusakan 100%). (en)