DETEKSI.co-Kepala, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan dan empati terhadap para korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami mengimbau agar tidak ada pesta kembang api. Seluruh jajaran juga telah kami arahkan untuk tidak mengizinkan perayaan tahun baru menggunakan kembang api,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin, Selasa (30/12/2025).
Asep menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan wujud penghormatan atas musibah bencana alam yang terjadi di tiga provinsi tersebut, sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk merayakan tahun baru secara sederhana dan penuh kepedulian sosial.
Di sisi lain, Kapolda Kepri memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kepulauan Riau hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Pengamanan perayaan Natal di berbagai tempat ibadah, kata dia, telah berlangsung dengan baik dan kondusif.
“Saat ini kami memfokuskan pengamanan pada objek wisata dan memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman serta nyaman,” tambahnya.
Pengamanan akhir tahun tersebut dilaksanakan melalui Operasi Lilin Seligi 2025 yang digelar selama 14 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan unsur gabungan TNI-Polri bersama para pemangku kepentingan terkait guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda Kepri juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam merayakan tahun baru, serta senantiasa mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang berlaku demi keselamatan bersama. (Hendra S)



